Dewan Buleleng Arahkan APBD 2022 Untuk Pemulihan Ekonomi Daerah

0
165
Simak kajian tim ahli, dewan Buleleng arahkan APBD Tahun 2022 untuk Pemulihan Ekonomi Daerah

BULELENG – Sesuai hasil kajian yang disampaikan tim ahli, wakil rakyat yang tergabung dalam Badan Anggaran (Banggar) mengapresiasi komitmen eksekutif, menjabarkan KUA dan PPAS dalam RAPBD Tahun 2022. Meski ada beberapa hal yang masih harus mendapat penjelasan dan ketegasan dari eksekutif, pada prinsipnya Banggar sepakat melanjutkan pembahasan RAPBD Buleleng Tahun 2022 yang diarahkan seluas-luasnya untuk Pemulihan Ekonomi Daerah (PED).

“Dari hasil kajian tim ahli, RAPBD Kabupaten Buleleng Tahun 2022 yang dirancang dengan Pendapatan Daerah Rp 2,138 Triliun, Belanja Daerah Rp 2,145 Triliun, Devisit Rp 6,239 Miliar serta Pembiayaan Daerah antara lain dari Silpa tahun sebelumnya Rp 6,239 Miliar, sudah sesuai dengan KUA, PPAS dan RKPD,” ungkap Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, Gede Supriatna, Senin, 25 Oktober 2021.

Meski sudah dijabarkan sesuai dengan RKPD, KUA dan PPAS, Supriatna menyatakan adanya penurunan PAD sebesar Rp 35,165 Miliar lebih atau 1,62 persen dari APBD Tahun sebelumnya, tetap menjadi perhatian legislatif dalam pembahasan.

“Melalui pembahasan dengan eksekutif, kami coba mencari solusi untuk meningkatkan PAD Kabupaten Buleleng yang tentunya disesuaikan tema pembangunan Tahun 2022 yakni pemantapan pemulihan ekonomi melalui integrasi pertanian, pariwisata dan UMKM yang didukung investasi dan Infrastruktur,” tandas Supriatna.

Ditambahkan, meskipun Permendagri No. 27 tahun 2021 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun 2022 mengamanatkan APBD 2022 dialokasikan prioritas untuk penanganan Covid-19, dewan berharap tidak lagi sampai memotong honor/gaji tenaga kontrak maupun TPP ASN.(kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

eleven − 11 =