Tampik Ingkar Janji, Kadek Setiawan Ingatkan 5K

0
156
Kadek Setiawan, anggota DPRD Bali tampik ingkar janji di Desa Anturan

BULELENG – Tudingan miring sejumlah warga masyarakat di Desa Anturan Kecamatan Buleleng terkait janji politik tahun 2017 yang belum terealisasi, ditampik Kadek Setiawan. Anggota DPRD Provinsi Bali dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Buleleng ini justru mengingatkan warga masyarakat yang menyampaikan aspirasi agar memahami hak, kewajiban serta 5K (Komunikasi, Koordinasi, Keterbukaan, Kebersamaan dan Komitmen).

“Intinya, saya memang anggota dewan yang ditugaskan ke Provinsi Bali, masalah saya berjanji memberikan hibah pada desa-desa yang ada di Buleleng, kembali pada anggaran biaya yang ada di Provinsi Bali. Itupun juga tidak hak DPR, kami cuma memfasilitasi, ingat itu bukan hak DPR,” tandas Kadek Setiawan, Sabtu, 23 Oktober 2021.

Mantan Anggota DPRD Buleleng ini menegaskan, untuk mendapat yang dijanjikan kembali pada pemenuhan hak dan kewajiban.

“Jangan cuma tuntut hak, tapi kewajibannya kemarin seperti apa. Nah, apapun yang janjikan, apa yang saya bicarakan, harus ada 5 K, Komunikasi, telepun atau surat kek. Koordinasi, saya datang ke sana atau didatangi, kemudian Keterbukaan untuk bicarakan apa persoalannya. Kebersamaan, bagaimana kita bersama-sama mencari solusi, dan yang kelima Komitmen, karena tidak ada koordinasi bagaimana saya bisa membantu, kliannya tidak ada kesini, kepala desa tidak ada kesini apalagi prajuru,” tukasnya.

Karena tidak ada komitmen, sehingga yang dibantu terlebih dahulu adalah desa-desa yang berkomitmen sesuai dengan regulasi yang di Provinsi Bali.

“Karena, hibah memang hak tapi bukan hak dasar dan semua kembali pada hak dan kewajiban,” tandas Setiawan seraya mengajak masyarakat melakukan kewajiban untuk mendapatkan hak, termasuk dalam politik.(kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

one × four =