Menteri KKP Siapkan PPN Pengambengan Jadi Pelabuhan Bertarap Internasional

0
272
Perikanan
Rombongan Menteri KKP saat mengunjungi Pelabuhan Perikanan Nusantara di Pengambengan, Jembrana

JEMBRANA-Hiruk pikuk aktivitas nelayan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan Jembrana, dikunjungi Menteri Kelautan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono beserta Dirjen Perikanan Tangkap M. Zaini, Jumat 30 Juli 2021.

Kedatangan Menteri KKP dan rombongan dalam rangka serangkaian kunjungan kerja di PPN Pengambengan, Poltek Perikananan Kelautan Jembrana serta Balai Riset Observasi Kelautan (BROL) di Perancak. menteri KKP dan rombongan diterima Bupati Jembrana Nengah Tamba serta Wabup I Gede Ngurah Patriana Krisna.

Selain merencanakan persiapan perubahan status PPN Pengambengan jadi pelabuhan bertarap internasional modern, Menteri KKP juga meninjau kawasan Tibu Keleneng di muara sungai Perancak. Lokasi ini akan dijadikan Jagat Kerthi Jembrana Park (JKJ) Park, semacam pusat industri perikanan serta kawasan spiritual oleh Pemkab Jembrana.

Melihat potensi lestari perikanan laut yang dimiliki Jembrana yang mencapai 56.947 ton/tahun, aktivitas PPN Pengambengan sangat mengeliat.Dengan potensi sebesar itu, sudah sepatutnya pelabuhan Pengambengan, ditingkatkan menjadi pelabuhan internasional modern.

BACA JUGA:   Ny Putri Koster Ajak Warga Tumbuhkan Rasa Peduli Hadapi Pandemi Covid-19

“Kami siapkan peningkatannya menjadi pelabuhan internasional, terlebih untuk pelabuhan perikanan di Benoa Bali, sudah sedemikian ramai dan berada ditengah-tengah aktivitas perkotaan di Bali. Jadi PPN Pengambengan ini sandang disiapkan menjadi pelabuhan internasional. Mudah- mudahan di 2022 sudah bisa jalan pelaksananya, “jelasnya.

Menteri Sakti Wahyu Trenggono juga meminta Pak Dirjen Perikanan Tangkap untuk merencanakan pelabuhan ini sandang dirubah menjadi pelabuhan modern, sebagai International Fish Market. Selain itu nanti kapal- kapal yang ada diatur dengan baik dockingnya.

“Saya berharap di 2022 sudah dapat dimulai, sehingga di Jembrana ada pusat pelabuhan perikanan yang modern dan bersih,” katanya.

BACA JUGA:   Dukung Giri Prasta, Ini Penjelasan Ketua DPC Demokrat Badung

Terkait Kawasan Tibu Keleneng di Perancak, Dirjen Perikanan Tangkap M. Zaini menyampaikan sesuai perintah Menteri KKP saat meninjau langsung lokasi akan dijadikan Jagat Kerthi Jembrana Park (JKJ) Park semacam pusat industri perikanan serta kawasan spiritual yang digagas Bupati Tamba. Dirjen M. Zaini menambahkan, pihaknya meninjau langsung lokasi yang diusulkan Bapak Bupati yang rencananya akan dibangun menjadi sentra perikanan tangkap yang akan dikelola pihak swasta.

“Tentunya rencana ini akan kami segara dealkan, karena memang Kabupaten Jembrana ini sangat potensial khususnya sektor perikanan dan kelautannya. Semoga nantinya sentra perikanan dapat mengantikan yang di Benoa,” ungkap M.Zaini.

Sementara Bupati Tamba menyampaikan, selain potensi alam dan laut Jembrana pada kunjungan mentri tersebut, Bupati Tamba mempresentasi tentang kawasan Jagat Kerthi Jembrana(JKJ Park) kepada Menteri KKP, khusus untuk kawasan Tibu Kleneng, Perancak. Nantinya diharapkan mampu meningkatkan PAD Jembrana.

BACA JUGA:   Tos Arak Bali, Gubernur Koster-Dubes Korsel Bahas Isu Infrastruktur, Ekoturisme sampai Pertukaran Pelajar

“Ini seperti mimpi disiang bolong dan mendapat kuasa tuhan. Rencananya akan ada dua kegiatan yang akan dibangun yaitu wisata spiritual dan potensi perikanan laut. Astungkara ini akan menaikkan PAD kita jika sudah dapat terwujud. Mohon dukungannya, pak menteri,” harap Bupati Tamba.(ara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

5 + twenty =