Ikuti Rakor Kampanye 3M, Wagub Cok Ace Laporkan Upaya Bali Tangani Covid-19

0
125
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengikuti rakor Kampanye 3M secara daring yang digelar Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan.
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengikuti rakor Kampanye 3M secara daring yang digelar Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan.

DENPASAR – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengikuti rapat koordinasi secara daring yang digelar Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan terkait Kampanye 3M (Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan), Jumat 23 Juli 2021 siang.

Dalam rapat tersebut, Wagub Cok Ace melaporkan, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Bali sudah mengampanyekan 3M. Selain itu, tindakan tegas juga diambil dari konsekuensi tidak menerapkan 3M. Salah satu contoh ketegasan Pemprov Bali bekerja sama dengan Kanwil Kemenkumham Bali dalam menindak para WNA. Bahkan, beberapa warga asing diberi sanksi deportasi karena tidak mematuhi 3M.

BACA JUGA:   Sembahyang di Pura Mandhara Giri Semeru Agung, Wagub Cok Ace Bawa Pulang Keris Peninggalan Kerajaan Singosari

Wagub Cok Ace mengakui kasus Covid-19 di Bali masih cukup tinggi. Selain mengampanyekan 3M dan juga telah mengikuti kebijakan PPKM Darurat, ia berharap masyarakat akan semakin sadar dan peduli tentang penyebaran Virus Corona, serta secara bersama-sama mengindahkan aturan yang dibuat oleh pemerintah.

Seiring trend kasus yang meningkat, Pemprov Bali sedang memprioritaskan pelayanan fasilitas kesehatan, baik dari segi obat-obatan, tenaga kesehatan maupun ketersediaan tempat tidur di rumah sakit sehingga pasien Covid-19 dapat tertangani dengan cepat. Namun, yang menjadi kendala saat ini adalah ketersediaan oksigen yang semakin menipis. Wagub Cok Ace berharap pemerintah pusat dapat membantu Bali dalam pemenuhan ketersediaan oksigen.

BACA JUGA:   Di Luar Zona Merah, PTM di Bali Tetap Digelar

Sementara itu, Menteri Koodinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, dalam memaksimalkan kampanye 3M, fungsi posko pada desa/kelurahan harus lebih digenjot lagi. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang tidak paham atau bahkan abai dengan pentingnya 3M.

Ia juga meminta keterlibatan tokoh-tokoh agama dalam membantu pemerintah mensosialisasikan pentingnya 3M dalam mencegah Covid-19. “Semakin banyak yang bergerak maka masyarakat akan semakin paham” ujarnya.

Selain pembahasan mengenai metode kampanye 3M, juga dibahas terkait skema penyaluran banyuan masker serta vitamin C,D,Zink dan Ivermectin untuk masyarakat. Rakor diikuti oleh beberapa menteri terkait, para Gubernur di Jawa-Bali, Kepala BNPB, serta beberapa undangan terkait lainnya. (arn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

twenty + ten =