Mayat Tukang Pijat di KMP Yunicee Mengambang di Pantai Klatakan

0
291

Evakuasi mayat korban KMP Yunicee, yang terdampar di Pantai Klatakan Melaya

JEMBRANA-Selang dua hari dihentikannya pencarian korban hilangnya KMP Yunicee, kembali ditemukan satu korban di perairan Dusun Klatakan, Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Jumat 9 Juli 2021.

Penemuan mayat yang dipastikan korban kapal tengelam itu, sekira pukul 08.40 WITA. Kondisi mayat yang sudah membengkak, terapung-apung sekitar jarak 500 meter di seputaran karamba mutiara. Kondisi mayat pertama kali ditemukan pekerja karamba, masih mengenakan pakaian lengkap yang melekat ditubuhnya. Penemuan kemudian dilaporkan ke Polairud Polres Jembrana serta tim SAR .

BACA JUGA:   Selesai Karantina, PMI Dilepas dan Diberikan Suket

Saat diketemukan mengenakan baju kaos warna hitam, bertuliskan Paguyuban Tukang Pijat Nusantara Ketapang Banyuwangi.

Kasat Polair Polres Jembrana, AKP I Putu Raka Wiratma, membenarkan laporan penemuan mayat tersebut. Mayat ditemukan di perairan Dusun Klatakan, Desa Melaya.

BACA JUGA:   Cukup Bukti, Dewa Arjun Tersangka

“Ditemukan mengambang, pertama kali seorang Karyawan Ocean Blue Klatakan. Kemudian petugas Pol Airud Polres Jembrana Pos Gilimanuk mengevakuasi ke titik lokasi sekitar 500 meter dari pantai,” paparnya.

Adapun identitas korban atas nama Adi Supanto berusia 43 tahun beralamat di lingkungan Krajan, Kalipuro, Banyuwangi, Jatim.


Selanjutnya mayat korban dibawa ke RSU Negara menggunakan Mobil ambulance BPBD. Korban terdata sebagai penumpang KMP Yunicee non-manifest. Korban juga bekerja menjadi tukang pijat dikapal naas tersebut.(ara)

BACA JUGA:   Kerugian Material Akibat Banjir dan Tanah Longsor Capai 2,4 M Lebih

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 × five =