Sidak Pasar Banyuasri, Ini Temuan Komisi III DPRD Buleleng

0
221
Komisi III DPRD Kabupaten Buleleng sidak Pasar Banyuasri

BULELENG – Wakil rakyat yang tergabung dalam Komisi III DPRD Buleleng, Senin, 14 Juni 2021 melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Banyuasri. Dewan menemukan, masih adanya bekas bangunan pasar darurat yang ditata, juga menemukan tata kelola potensi Pasar Banyuasri yang belum maksimal oleh Direksi Perumda Pasar Argo Nayottama Kabupaten Buleleng.

“Disamping keberadaan beberapa bekas bangunan pasar darurat di lambung barat Terminal Banyuasri tata kelola potensi pasar juga belum maksimal dilakukan Direksi Perumda Pasar Argo Nayottama Kabupaten Buleleng,” ungkap Ketua Komisi III DPRD Buleleng, Ni Luh Marleni.

Marleni menandaskan, apa yang menjadi temuan sidak akan ditindaklanjuti dengan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) melibatkan pihak terkait.

“Kami akan segera mengadakan RDP dengan dinas terkait untuk membahas dan mencari solusi terbaik dari permasalahan yang kami temukan dilapangan maupun aspirasi para pedagang,” tegasnya.

Disamping mencari solusi atas permasalahan yang terjadi, RDP juga diharapkan dapat menghasilkan inovasi terkait lesunya aktifitas jual beli pada lantai atas pasar termegah di Bali Utara ini.

“Seperti konsentrasi jual beli hanya pada lantai dasar, perlu dicarikan solusi antara lain dengan merelokasi aktifitas pasar tumpah dan bermobil pada areal parkir bawah, ke parkir atas. Ini akan memberikan nuansa berbeda,” tandas Marleni dibenarkan Wayan Masdana dan anggota Komisi III DPRD lainnya.

Menyikapi usul saran dari Komisi III DPRD Kabupaten Buleleng tersebut, Direktur Operasional Perumda Pasar Arga Nayottama, Putu Dana menyatakan terimakasih dan mengapresiasi sidak yang dilakukan sebagai bentuk kepedulian wakil rakyat terhadap Pasar Banyuasri.

“DPRD Buleleng sangat responsif terhadap persoalan yang terjadi di Pasar Banyuasri, dan kami sangat berterimakasih atas usul saran yang diberikan. Apa yang menjadi usul saran dari dewan, sudah kami tindaklanjuti dengan melakukan koordinasi dengan pihak terkait antara lain Dishub dan Satpol PP Pemkab Buleleng,” tandasnya.

Terkait usulan merelokasi Pasar Tumpah dan Bermobil ke parkir atas, Direksi Perumda Pasar Arga Nayottama sudah membuat kajian dan berharap mendapat persetujuan dari Badan Pengawas.

“Sementara terkait keringanan tarif retribusi, masih dikaji pemerintah daerah dan selaku pengelola, Perumda Pasar Arga Nayottama siap melaksanakan keputusan pemerintah,” pungkasnya. (kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here