Pegadaian Kanwil Denpasar Bantu Rehabilitasi Psikososial Keluarga Korban Tindak Pidana Persetubuhan terhadap Anak

0
200
Tampak suasana saat penyerahan bantuan

DENPASAR – PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah VII Denpasar memberikan bantuan rehabilitasi psikososial kepada dua keluarga korban tindak pidana persetubuhan terhadap anak yang diterima oleh ibu korban NKW (45th) dan NPE (29th). Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Pimpinan Wilayah PT Pegadaian Kanwil VII Denpasar, Nuril Islamiah Selasa 8 Juni 2021.

“Bantuan ini bentuk kepedulian kami, yang merupakan kesempatan berbagi dan saling membantu. Setidaknya bantuan ini bisa membantu ekonomi keluarga dan kepada LPSK yang telah memfasilitasi, kami sampaikan terima kasih,” ujar Nuril.

Total bantuan sebesar Rp 20.950.000 diberikan kepada masing-masing keluarga korban berupa pemulihan modal usaha untuk membuka kedai kopi rumahan serta canangsari dan nasi kuning rumahan.

BACA JUGA:   Dari Cover Lagu, Gek Mirah Luncurkan Single "Kilangan Tresna"

Seperti diketahui, salah seorang ibu korban sebelumnya merupakan pemilik kedai makanan dan minuman ringan, namun usahanya terhenti karena kesibukan selama proses pelaporan perkara yang menimpa anaknya.

Setali tiga uang, salah satu ibu korban yang lain juga merupakan penjual canangsari dan nasi kuning terhenti sementara aktivitasnya karena kasus yang menimpa salah seorang anaknya.

Sementara Kepala Bagian Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL), Pegadaian Kanwil VII Denpasar, Purwaningsih menjelaskan, hal ini merupakan bentuk kepedulian dari Pegadaian sebagai BUMN yang menjalankan CSR nya kepada masyarakat secara langsung.

BACA JUGA:   Peredaran Puluhan Ribu Obat Ilegal Digagalkan

Sedangkan Kepala Departemen Bisnis Support, Pegadaian Kanwil VII Denpasar, Made Mariawan mengatakan, bantuan ini diharapkan dapat meringankan kondisi ekonomi yang dihadapi oleh keluarga korban agar dapat memulihkan dari segi ekonomi keluarga, ujarnya.

Dr. Livia Istania DF Iskandar, M.Sc., Psi dan Antonius PS Wibowo, S.H., MH selaku Wakil Ketua LPSK Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengungkapkan, pihaknya bersama Polresta Denpasar tengah bekerja sama dalam mengawal dan menyelesaikan kasus yang menimpa keluarga korban.

BACA JUGA:   Jaga Ketahanan Pangan Denpasar, Prof. Supartha: Perlu Langkah Sistematis dan Kolaboratif

“Pegadaian hadir melalui bantuan rehabilitasi psikososial dalam hal bantuan ekonomi diharapkan dapat mengembalikan kemampuan ekonomi keluarga yang tengah terhenti sementara,” ungkap Dr. Livia Istania DF Iskandar, M.Sc., Psi. (pur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

11 − 6 =