Makan Lawar, Kejang-Kejang, Lima Warga Dirawat di RSD Mangusada

0
2521
Gedung RSD Mangsuda Badung

MANGUPURA – Sebanyak lima orang warga Banjar Samu, Desa Mekar Bhunana, Kecamatan Abiansemal, Badung mendapat perawatan di RSD Mangusada Badung. Kelima warga ini menunjukan gejala yang sama yaitu kejang-kejang dan mengalami penurunan kesadaran. Sebelum peristiwa tersebut, warga sempat mengkonsumsi lawar daging babi.

Kepala Dinas Kesehatan dr. Nyoman Gunarta yang dikonfirmasi, Selasa (11/5/2021) menjelaskan, ada lima warga banjar Samu, Desa Mekar Bhuana yang sempat medapatkan perawatan di RSD Mangusada. “Satu orang pasien tadi siang sudah diperbolehkan pulang,”ungkapnya.

BACA JUGA:   Jelang Pembukaan Pariwisata, Balitbang Badung Gelar Kegiatan Evaluasi Kebijakan Penerapan Prokes

Dari penelusuran dilapangan, diketahui tanggal 4 Mei 2021 ada kegiatan warga untuk persiapan upacara piodalan di pura setempat. Pada saat itu warga yang ngayah sempat mendapatkan makanan yang salah satunya adalah lawar babi.

Nah, tanggal  9 Mei hingga 10 Mei 2021, ada tiga orang warga yang mengalami kejang-kejang dan sempat dilarikan ke Puskesmas. Karena mengalami penurunan kesadaran ketiganya dirujuk ke RSD Mangusada. “Tadi siang ada dua orang warga lagi yang mengalami gejala yang sama, kemudian dilarikan ke RSD Mangusada,”imbuhnya.

BACA JUGA:   Imigrasi Ngurah Rai Mulai ‘Jebol’ dengan Eazy Passport

Pihaknya belum berani memastikan apakah warga tersebut benar-benar terinfeksi bakteri, yang diduga terkandung dalam makanan yang sempat dikonsumsi. “Rencana besok kita turun kelokasimelaksanakan PE (Penyelidikan Epidiemologi) bersama tim Provinsi, Balai Besar Veteriner, Keswan Badung dan pihak terkait lainnya,”tandasnya.

BACA JUGA:   Rapid Test Lanjutan di Banjar Sayan Baleran, 18 Warga Reaktif

Sementara itu secara terpisah Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Badung I Wayan Wijana menyatakan, pihaknya masih menelusuri sumber daging babi yang dikonsumsi warga tersebut. “Besok kita akan turun kelapangan bersama tim, untuk mengetahui sumber daging babi tersebut,”ucapnya. (lit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here