Kenakan Rompi Oranye dan Tangan Diborgol, Oknum Sulinggih Diduga Cabul Ditahan

0
2586
Oknum sulinggih IBRASM saat pelimpahan tahap II di Kejari Denpasar. (foto/dok).

DENPASAR – Berkas perkara tindak pidana pencabulan diduga dilakukan oknum sulinggih IBRASM dengan nama welaka (asli) I Wayan M (38) terhadap perempuan KYD dinyatakan lengkap. Tersangka bersama barang bukti dilimpahkan Penyidik Polda Bali ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar, Rabu 24 Maret 2021 sekitar pukul 10.00 WITA.

Selesai proses pelimpahan, I Wayan M keluar ruangan mengenakan rompi tahanan oranye dengan kedua tangan diborgol digiring menuju mobil tahanan kejaksaan. Selama 20 hari ke depan, penahanan sulinggih bergelar Ida Bhagawan itu dititip di rutan Polda Bali.

BACA JUGA : Upacara Dwijati Oknum Sulinggih Diduga Cabul Tak Disaksikan Bendesa Adat

Kasi Penerangan Hukum Kejati Bali Luga Harlianto mengatakan, perbuatan I Wayan M disangka melanggar Pasal 289 KUHP tentang kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seseorang melakukan atau membiarkan dilakukannya perbuatan cabul dengan ancaman pidana penjara maksimal 9 tahun dan atau Pasal 290 ayat (1) KUHP tentang melakukan perbuatan cabul pada saat korban tak berdaya dengan ancaman pidana 7 tahun dan atau perbuatan yang melanggar kesusilaan sesuai Pasal 281 KUHP.

BACA JUGA : Sikapi Dugaan Pelecehan Oknum Sulinggih, Desa Adat Tampaksiring Akan Koordinasi dengan PHDI

Ia membeberkan, dugaan pencabulan terjadi pada 4 Juli 2020 sekitar pukul 01.00 WITA di Tukad Campuhan Pakerisan, Desa Tampaksiring, Gianyar. Barang bukti yang disita yaitu kamben, celana kolor, serta beberapa berkas yang berkaitan dengan kasus tersebut. “Kondisi kesehatan tersangka saat serah terima sehat dan sudah uji swab hasilnya negatif,” ujar Luga.

Terkait penahanan, Luga menegaskan didasari beberapa pertimbangan. “Dasarnya yang pertama memenuhi syarat obyektif, ancaman pidana di atas lima tahun, dan kekhawatiran melarikan diri dan mengulangi perbuatannya,” tegasnya. (dum)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here