Sopir Angkutan Siswa Gratis Masuk Prioritas Dapat Vaksin Covid-19

0
162
Bupati I Nyoman Suwirta saat memantau pelaksanaan vaksin Covid-19 gelombang kedua

KLUNGKUNG– Dinas Kesehatan Klungkung melaksanakan vaksinasi gelombang kedua, dengan menyediakan sekitar 2300 dosis vaksin Covid-19. Sesuai ketentuan, vaksin sebanyak itu akan diperuntukan sesuai prosentasi skala prioritas.

Menurut Kadis Kesehatan Kabupaten Klungkung dr Ni Made Adi Swapatni, sesuai ketentuan peruntukan vaksin masih didasarkan prosentase prioritas. Berapa prosentasenya, tergantung dari kebijakan pimpinan daerah. Untuk di Klungkung, mereka yang jadi sasaran vaksin gelombang kedua, petugas BPBD, TNI/Polri, wartawan, termasuk pegawai humas. Kata Adi Swapatni, termasuk sopir angkutan siswa gratis nantinya masuk dalam prioritas mendapatkan vaksin. “Petugas BPBD karena terlibat dalam penguburan jenazah pasien Covid-19, prosentase (pelayanan) seratus persen. Wartawan sesuai ketentuan juga seratus persen. Pegawai Humas karena setiap hari mendampingi bupati juga sama (seratus persen). Termasuk Organda, karena di Klungkung tidak ada Organda, tapi kita punya perkumpulan sopir angkutan siswa gratis, ini (datanya) belum masuk, ini juga jadi prioritas kedepan,” tandas Adi Swapatni ditemui di sela-sela pelaksanaan vaksin gelombang kedua di Puskesmas Kkungkung Satu,Desa Gelgel,Selasa 2 Maret 2021

Ni Made Adi Swapatni menjelaskan, pada vaksinasi gelombang kedua ini Klungkung masih memiliki sekitar 2300 dosis vaksin. “Kami sudah mendapatkan informasi,nanti Klungkung akan masuk lagi sekitar 1500 dosis vaksin,” jelas Adi Swapatni seraya menyampaikan jumlah sasaran akan disesuaikan dengan ketersediaan vaksin. Vaksinasi terhadap para awak media tersebut juga dihadiri Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. Menurutnya awak media juga manjadi sasaran vaksinasi, karena selama ini mobilitasnya tinggi di lapangan dan rentan terpapar Covid-19.

” Kemarin kan kami sudah menyelesaikan vaksinasi terhadap petugas medis. Pada gelombang kedua ini salah satunya wartawan, yang memang memiliki mobilitas tinggi di lapangan,” ungkapnya.

Menurut Suwirta, tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan dari vaksinasi tersebut. Pihaknya meminta masyarakat untuk tidak berpikir negatif terhadap vaksinasi. Bahkan kata Bupati Suwirta yang sudah menerima vaksin sebanyak dua kali, setelah divaksin kepercayaan diri terkait Covid-19 menjadi lebih meningkat. “Percayalah apa yang dilakukan pemerintah ini, merupakan niat baik untuk mengakhiri pandemi.Pandemi sudah berlangsung setahun, vaksin ini adalah salah satu cara memutus penyebaran,” jelas Bupati Suwirta.

Di pihak lain, Ketua PWI Bali, IGMB Dwikora Putra melalui acount sosialnya menyampaikan ucapan terima kasih kepada para bupati dan gubernur atas fasilitasi terhadap para wartawan. (yan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here