Spesialis Kepruk Kaca Mobil Ditembak, Ini Permintaan Khusus Kapolresta untuk Efek Jera

0
72
Dua tersangka spesialis kepruk kaca mobil dibawa ke tahanan.

DENPASAR – Tim Resmob Satuan Reskrim Polresta Denpasar mengungkap kejahatan kepruk kaca mobil dilakukan Abdul Wahid Abdurahman alias Akang (40) dan Ikram Yaru (42). Kedua tersangka asal Ternate itu sudah sembilan kali beraksi di wilayah Denpasar serta dua kali di Gianyar.

Tersangka digerebek di kosnya Jalan Persada, Denpasar Barat, Rabu (24/2/2021) malam. Polisi terpaksa menembak kaki keduanya karena kabur.

Kapolresta Denpasar Kombes Avitus Jansen Panjaitan mengatakan, tertangkapnya kedua tersangka berdasarkan laporan dari masyarakat yang menjadi korban kejahatan kepruk kaca mobil. “Kedua tersangka beraksi di awal 2021. Para korban mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah,” ujar Jansen Panjaitan didampingi Kasat Reskrim Kompol Dewa Putu Anom Danunjaya, Sabtu (27/2/2021).

Kapolresta membeberkan modus kedua tersangka mengunakan obeng kecil dipakai mencongkel pada sudut jendela mobil. “Ini terbilang modus karena umumnya kaca mobil dipecahkan menggunakan busi. Mereka beraksi sangat cepat dengan terlebih dahulu mengintai barang-barang dalam mobil,” bebernya sembari berharap kepada masyarakat untuk tidak meninggalkan barang berharga dalam mobil ketika ditinggal.

Uang maupun barang berharga hasil kejahatan dikirim oleh tersangka ke kampungnya. Tersangka Akang merupakan residivis kasus sama tahun 2010 yang ditangkap Polresta Denpasar. Kapolresta pun menyayangkan vonis tersangka hanya tiga bulan penjara sehingga dinilai tidak memberikan efek jera. “Kejahatan mereka ini cukup meresahkan masyarakat sehingga dalam persidangan nanti mendapat vonis hukuman berat,”tandasnya. (dum)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here