DPRD Borong Kain Endek Perajin Gianyar

0
502
Ketua Fraksi PDIP DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana didampingi didampingi Sekretaris Fraksi, Ni Made Ratnadi.

GIANYAR – Kelompok perajin kain endek di Kabupaten Gianyar akhirnya bisa tersenyum sumringah. Sebab, produksi endek yang sempat mati suri akibat pandemi kembali menggeliat setelah diberlakukannya kebijakan “Selasa Endek”. Bahkan, Fraksi PDIP DPRD Gianyar memborong puluhan kain endek Nyoman Rudra–perajin tenun ikat asal Keramas, Blahbatuh, Gianyar, Selasa 23 Februari 2021.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Gianyar I Ketut Sudarsana menilai Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 4 Tahun 2021 Tentang Penggunaan Kain Tenun Endek Bali atau Kain Tenun Tradisional Bali merupakan terobosan cerdas dan kebijakan tepat untuk masyarakat. Bahkan, perajin tenun endek sangat mendukung kebijakan Gubernur I Wayan Koster karena bisa bangkit dari lesunya orderan akibat pandemi Covid-19.

“Di Gianyar ada sekitar 17 kelompok perajin tenun endek dan mereka pernah mendatangi kami berkeluh kesah karena produksi menurun menurunnya produksi. Akhirnya, Gubernur mengeluarkan kebijakan yang pro rakyat dan timingnya tepat” kata Ketut Sudarsana didampingi Sekretaris Fraksi Ni Made Ratnadi usai mengikuti webinar terkait kebijakan Gubernur Bali tersebut.

Politisi asal Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati itu mengajak masyarakat yang punya kemampuan finansial lebih agar ikut mendukung kebjiakan Gubernru Bali. “Intinya orang tidak mungkin tidak berbusana. SE ini jelas, peruntukannya bagi pejabat, pegawai negeri, swasta, BUMN, BUMD. Mari bantu perajin di tengah pandemi dan harus kita mulai buang ego budaya konsumtif mengagungkan produk luar dan mari banggakan produk sendiri yang dibanggakan orang luar,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Sudarsana memesan 40 lembar kain endek untuk seluruh anggota fraksi. “Kami ambil stok yang masih ada. Kami membeli kain saja, biar sektor lain juga kecipratan rezeki semisal tukang jarit,” tandasnya. (jay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here