Tetap dengan Prokes Ketat, Bupati Giri Prasta Hadiri Pelebon Almarhum IB Sunartha

0
42
Bupati Giri Prasta disaat menghadiri pelebon alm Ida Bagus Made Sunartha di Desa Adat Sangeh, Kecamatan Abiansemal

ABIANSEMAL – Almarhum Ida Bagus Made Sunartha, Selasa, 16 Februari 2021 dipelebon di Setra Desa Adat Sangeh, Kecamatan Abiansemal. Pada masa pandemi Covid-19, terlebih Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)ini, Upacara Pelebon dari anggota DPRD Badung tersebut sudah diatur sedemikian rupa oleh panitia sehingga tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) yang ketat.

Tampak hadir pada prosesi pelebon, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Wabup I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung Putu Parwata beserta sejumlah anggota Dewan Badung. Upacara mengantar jenazah ke setra dilaksanakan pukul 12.10 WITA. Iring-iringan pelebon diawali dengan mengusung lembu hitam ke setra dengan melibatkan Krama Banjar Muluk Babi, Sangeh maksimal 50 orang. Selang 10 menit kemudian baru dilaksanakan prosesi mengusung jenasah dari bale adat untuk dibawa ke jaba Griya Sari, kemudian diletakkan sebuah bade.

Untuk penghormatan terakhir, Bupati Giri Prasta juga ikut mengangkat jenazah dari bale adat menuju wadah. Sesampainya di setra segenap anggota DPRD Badung yang hadir bersama Wabup. Suiasa juga melakukan doa bersama, mendoakan kepergian almarhum, semoga dapat menyatu dengan Tuhan.

Untuk diketahui Almarhum IB Sunartha meninggal 21 Januari 2021 lalu, karena sakit (serangan jantung). Almarhum dikenal luas sebagai anggota dewan yang sangat ramah, baik dan sabar. Selain menjadi anggota DPRD Kabupaten Badung, alm. IB Sunartha juga mengabdi sebagai Bandesa Adat Sangeh. Kecintaan beliau pada olahraga, seni dan pariwisata bisa dilihat dari bagaimana transformasi Desa Sangeh 10 tahun terakhir. Politisi PDI Perjuangan ini juga dikenal sebagai mentor bagi rekan-rekannya yang masih muda.

Serangkaian upacara pelebon ini telah dilaksanakan upacara nyiramang, Kamis 11 Februari 2021, upacara mesesalin pada Sabtu, 13 Februari 2021, Minggu 14 Februari 2021 menendak toya ening, ngereka kajang, melaspas kajang, dan munggah pengaskaran, ngilenang pamerasan dan ngrereh toya penembak. Puncak Karya Pelebon, Selasa, 16 Februari ini sedangkan untuk karya nyekah akan dilaksanakan pada 28 Februari 2021 mendatang. (lit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here