Ketua DPRD Badung Pantau TPS Pilkades

0
30
Ketua DPRD Badung Putu Parwata meninjau sejumlah TPS Pilkel

MANGUPURA -Ketua DPRD Badung Dr. Drs. Putu Parwata, Sabtu 6 Februari 2021 memantau kesiapan tempat pemungutan suara (TPS) pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Badung. Saat memantau TPS, Putu Parwata didampingi Wakil Ketua Wayan Suyasa, S.H. dan anggota DPRD Badung Made Yudana.

Diwawancarai di salah satu TPS di Banjar Guming, Penarungan, Parwata menyatakan, semua TPS di Kabupaten Badung secara teknis sudah siap baik dari sisi tempat, surat suara maupun teknis pencoblosan.

“Tempat, logistik maupun teknis dari hasil pemantauan kami, semuanya sudah siap,” tegas politisi PDI Perjuangan asal Kuta Utara tersebut.

Untuk itu, Parwata memberikan apresiasi terhadap panitia dan tokoh-tokoh masyarakat yang sudah mempersiapkan pelaksanaan pilkel besok dengan baik.

“Ini sudah saya cek satu per satu, semuanya sudah siap,” tegasnya.

Hal sama, ujar Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung tersebut, menyangkut protokol kesehatan (prokes) yang harus diterapkan saat pencoblosan. Dia menyatakan hampir semua TPS yang dikunjungi sudah menyiapkan alat pengukur suhu tubuh atau thermogun, tempat mencuci tangan, dan meja satu dengan yang lain jaraknya sudah dijaga dengan baik.

“Satu lagi, panitia sudah memastikan panitia pilkades dan para pemilih menggunakan masker,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Parwata hanya mengingatkan bahwa Kabupaten Badung sudah banyak memiliki pengalaman tentang pemilihan-pemilihan politik seperti pemilihan legislatif, pemilihan bupati, maupun pemilihan gubernur. “Sekarang ini pemilihan kepada desa. Ini sangat penting. Bagaimana situasi ini harus kita jaga bersama-sama karena yang mencalonkan diri sebagai kades adalah putra-putra dan tokoh-tokoh terbaik di desa,” katanya.

Sekarang, katanya, tinggal siapa yang diberikan mandat yang akan memimpin desanya.

“Kalau masyarakat sudah memberikan pilihannya, yang lainnya agar ikut mendukungnya. Dengan demikian, tidak terjadi kelompok dan tidak terjadi perpecahan,” katanya.

Yang tidak memperoleh mandat atau kepercayaan sekarang ini, tegasnya, tetap bersatu membangun desanya bersama seluruh masyarakat. Dengan demikian, potret Kabupaten Badung betul-betul terlihat dari kebersamaannya di desa.

“Ini yang kita harapkan,” katanya.

Dengan demikian, program-program yang dibuat oleh desa merupakan program yang juga dilakukan oleh Pemkab Badung.
“Program desa adalah cerminan program Kabupaten Badung,” tegasnya lagi.

Ditambahkan, intinya harus saling mendukung.Harapan Ketua DPRD Badung gayung bersambut dengan Ketua Panitia Pilkades Penarungan Wayan Sutika, S.Pd., MPd. Menurutnya, prokes yang sudah ditetapkan oleh pemerintah itu dilaksanakan dengan baik terutama soal 3 M, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Soal logistik punsudah siap.

Soal antisipasi agar tidak ada perpecahan, Sutika mengatakan sudah diantisipasi dengan cara semua calon menandatangani deklarasi damai yang telah ditetapkan, termasuk pakta integritas.

“Terakhir dengan deklarasi kampanye damai,” ujarnya sembari menambahkan semua calon sepakat mendukung pemenang pilkel yang memperoleh mandat terbesar dari masyarakat. (lit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here