Dua Narapidana Positif, Lapas Singaraja Swab 40 Warga Binaan

0
115

BULELENG – Adanya 2 orang narapidana atau warga binaan di Lapas Kelas IIB Singaraja yang terkonfirmasi atau positif terinfeksi Covid-19 langsung disikapi Lapas Kelas IIB Singaraja. Selain merujuk 2 warga binaan ke RSUD Buleleng untuk menjalani isolasi, Sabtu 6 Februari 2021 sebanyak 40 dari 212 orang warga binaan yang sempat melakukan kontak erat dengan pasien terkonfirmasi, langsung menjalani test rapid antigen.

“Ya, dua orang warga binaan di Lapas Singaraja positif dua hari lalu dan sudah menjalani perawatan medis di RSUD Kabupaten Buleleng,” ungkap Sekretaris Satuan Tugas Percepatan Penanganan (Satgas) Covid-19 Buleleng Gede Suyasa, saat dikonfirmasi Sabtu siang.

Sebelum dilakukan test swab atau rapid antigen, kata Suyasa yang juga Sekda Kabupaten Buleleng, Kalapas Kelas IIB Singaraja Mut Zaini sudah melakukan tracing dan mengisolasi warga binaan yang sempat kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi sebelumnya.

“Sesuai dengan hasil koordinasi, Kalapas bersama Tim Medis Satgas-PP Covid-19 Buleleng sudah melaksanakan tracing dan mengisolasi orang warga binaan yang sempat melakukan kontak erat dengan pasien. Dan hari ini, ada 40 orang yang menjalani test swab atau rapid antigen.” tandas Suyasa yang mengapresiasi langkah yang dilakukan Lapas Kelas IIB Singaraja sebagai upaya cepat dan strategis dalam penanganan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Dikonfirmasi terpisah, Kalapas Kelas IIB Singaraja, Mut Zaini juga mengapresiasi kesigapan Satgas-PP Covid-19 Buleleng dalam melaksanakan 3T, Tracing, Testing dan Treatment.

“Dua warga binaan kami yang terkonfirmasi dua hari lalu, langsung ditangani Tim Medis Satgas di RSUD Buleleng. Sementara untuk warga binaan yang kontak erat, tadi sudah dirapid antigen. Dari 40 orang yang dirapid, 7 orang hasilnya reaktif dan 2 orang bergejala rapid non reaktif. Saat ini sedang di ruang isolasi untuk menjalani test swab, sehingga bisa dilakukan penanganan lebih cepat,” tandasnya.

Dengan penanganan sesuai protap, Mut Zaini yang sedang berduka karena orang tuanya meninggal dunia berharap tidak ada lagi warga binaan terinfeksi Covid-19.(kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here