LSM Genus Dorong Kejari Buleleng Tuntaskan PEN-Pariwisatagate

0
694
Ketua Badan Eksekutif LSM Genus, Antonius Sanjaya Kiabeni

BULELENG – Lembaga Swadaya Masyarakat Gema Nusantara (LSM-Genus) dorong pengungkapan dugaan adanya tindak pidana korupsi bantuan dana Pemulihan Ekonomi Nasional Pariwisata (PEN-Pariwisata) yang dilakukan Tim Tipikor Kejari Buleleng. Tak hanya mendorong, LSM pegiat anti korupsi di Buleleng ini juga mendukung Tim Tipikor Kejari Buleleng untuk menuntaskan semua kasus korupsi tanpa pandang bulu.

“LSM Genus mendorong, mengawasi, memberi masukan dan informasi sesuai dengan aturan hukum yang ada, demi kelancaran penyelidikan dan penyidikan Tim Tipikor Kejari Buleleng untuk mengungkap PEN-Pariwisatagate dan kasus korupasi lainnya, termasuk kasus LPD secara tuntas,” tandas Ketua Badan Eksekutif LSM-Genus, Antonius Sanjaya Kiabeni, Selasa (02/2/2021).

Didampingi pengacara Wayan Sudarma dan Sekjen LSM Genus, Anton menegaskan, dorongan dan dukungan LSM Genus juga dimaksudkan agar isu yang berkembang tentang penegakan hukum yang tajam ke bawah, tumpul ke atas tidak terjadi.

“Bahkan saya sampaikan dan harapkan kepada petugas kejaksaan, jangan sampai tajam dan tumpul ditempat. Dan kalau dalam hasil pemeriksaan nanti, bukti-bukti sudah cukup, jangan sampai orang sudah calon tersangka, sekalipun pejabat harus dibuat terang benderang. Sekalipun pejabat,” tandasnya.

Penegasan sikap LSM Genus, disampaikan saat audensi dengan Kasi intel Kejaksaan untuk menepis isu yang berkembang dimasyarakat tentang pernyataan pejabat ke publik.

“Seperti SK Bupati Buleleng No. 900/669/ HK/2020 tanggal 21 Desember 2020 sebagai Penerima Hibah Pariwisata T.A. 2020,” ungkapnya.

SK Bupati Buleleng tersebut, kata Anton, merupakan dasar pengeluaran dana bantuan PEN-Pariwisata kepada penerima hibah.

“Ini harus dikejar semua, jangan sampai tebang pilih, atau tajam ke bawah tumpul ke atas, ini tidak boleh terjadi,” tandasnya.

Anton mengaku yakin, dengan data dan informasi yang ada dugaan terjadinya penyelewengan dana antara lain pada program Eksplore Buleleng, Bimtek Kepariwisataan, Mitra Pariwisata dan program peningkatan sarana prasarana pariwisata, bermodus ‘markup’ pertanggungjawaban.

“Hal ini sudah jelas disampaikan pihak kejaksaan kepada publik, sehingga kami dari LSM Genus berkewajiban memberikan dukungan, pengawasan dan membantu kelancaran proses penyelidikan dan penyidikan,” tandas Anton seraya mengimbau seluruh aparatur OPD agar terbuka, transparan demi kepentingan pubklik, bangsa dan negara.(kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

eighteen − 4 =