Diskerpus Badung Gelar Webinar Sosialisasi Akreditasi Perpustakaan Sekolah

0
34
Plt. Kadiskerpus I Made Agus Aryawan saat membuka Webinar Sosialisasi Akreditasi Perpustakaan Sekolah

MANGUPURA – Dalam rangka pelaksanaan Akreditasi Perpustakaan Sekolah di Kabupaten Badung, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskerpus) Badung menggelar Webinar Sosialisasi Akreditasi Perpustakaan Sekolah. Webinar dibuka secara resmi oleh Plt. Kadiskerpus I Made Agus Aryawan dari Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Senin (25/1/2021) dengan menghadirkan narasumber dari Perpustakaan Nasional.

Webinar dilaksanakan selama tiga hari mulai Tanggal 25 sampai dengan 27 Januari 2021 diikuti Kepala Sekolah dan Guru Pengelola Perpustakan. Kegiatan dibagi tiga tahap. Tahap I dengan peserta dari Kecamatan Petang dan Kecamatan Kuta. Tahap II Kecamatan Abiansemal dan Kecamatan Kuta Selatan. Tahap III Kecamatan Mengwi dan Kecamatan Kuta Utara dengan jumlah peserta masing-masing tahap sebanyak 150 orang.

Plt. Kadiskerpus Badung I Made Agus Aryawan mengatakan Akreditasi Perpustakaan adalah dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat (pemustaka/pengguna) terhadap kinerja perpustakaan serta menjamin konsistensi kualitas kegiatan perpustakaan.

“Dengan telah terakreditasi perpustakaan yang ada, akan tumbuh kepercayaan masyarakat pengguna terhadap eksistensi perpustakaan,” katanya.

Lebih lanjut disampaikan, akreditasi perpustakaan merupakan rangkaian proses pengakuan formal, yang menyatakan lembaga perpustakaan telah memenuhi persyaratan untuk melakukan kegiatan pengelolaan perpustakaan.

“Harapan kami, seluruh perpustakaan sekolah di Kabupaten Badung kedepannya mampu melakukan inovasi dan peningkatan kualitas program dan layanan perpustakaan yang prima, lebih-lebih kepada pengguna jasa perpustakaan di lingkungan masing-masing,” katanya.

Pihaknya berharap, kedepan perpustakaan dapat menjadi jembatan dalam mewujudkan sumber daya manusia unggul, yang mampu mengikuti perkembangan-perkembangan, baik saint maupun teknologi.

“Kami harap agar dalam menyelenggarakan perpustakaan yang ada sesuai dengan SNP (Standar Nasional Perpustakaan) untuk mendapatkan akreditasi perpustakaan,”harapnya.

Untuk itu Agus Aryawan mengingatkan kepada peserta agar mengikuti sosialisasi ini dengan baik, dapat menjadi motivasi dan fasilitasi dalam persiapan untuk menuju akreditasi perpustakaan di masing-masing sekolah.

“Kami ingin ada komunikasi yang efektif dan dinamis antara pihak pengelola perpustakaan dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan untuk menumbuhkan pemahaman yang sama terhadap persiapan akreditasi perpustakaan sekolah. Untuk itu kepada peserta sosialisasi agar mengikuti sosialisasi dengan sungguh-sungguh,” harapnya.(lit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here