Pemprov Bali Tambah Sekolah Baru

0
40
Rapat Komisi IV DPRD Bali dengan Disdik Provinsi Bali

DENPASAR – Tahun 2021, Pemprov Bali mengalokasikan dana pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga mencapai Rp 2.3 Triliun lebih. selain untuk dana Bantuan Operasional sekolah dana tersebut juga akan domanfaatkan untik pembangunan sekokah baru. Pemprov Bali kembali merancang pembangunan 6 sekolah baru dan 4 sekolah lanjutan penyelesaian sekolah baru yang dibangun tahun 2020 lalu.

Pembangunan sekolah baru ini dilakukan guna mengantisipasi dalam penerimaan siswa baru jenjang SMA dan SMK pada tahun ajaran 2021 mendatang. Dana yang dipersiapkan untuk pembangunan tersebut mencapai Rp 12,5 Miliar untuk masing-masing sekolah baru.Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi antara Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali dengan Komisi IV DPRD Bali, Kamis (21/1/2021).

Dalam pertemuaan tersebut dipimpinan Ketua Komisi IV I Gusti Putu Budiarta didampingi Wakil Ketua DPRD Bali Nyoman Suyasa dan sejumlah anggota komisi diantaranya Wayan Rawan Admaja dan Budi Utama. Sementara Dinas Pendidikan dihadiri langsung Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali Ketut Ngurah Boy Jayawibawa beserta jajarannya.

Kadisdik Provinsi Bali Ngurah Boy Jayawibawa menyampaikan, pembangunan sekolah baru ini dibangun diantaranya ada di Denpasar, Badung, Gianyar, Jembrana dan Buleleng. Jumlah sekolah baru yang dibangun tahun anggaran 2021 ini sebanyak 6 sekolah baru baik SMA maupun SMK. Namun pada anggaran APBD 2021 ini juga menyiapkan anggaran untuk tambahan 4 sekolah baru yang merupakan program lanjutan dari tahun 2020 yang lalu. “

Total anggarannya mencapai Rp 12,5 Miliar per sekolah baru yang dibangun,” ujar Ngurah Boy Jaya Wibawa.

Sementara Ketua Komisi IV DPRD Bali Gusti Putu Budiarta menyampaikan, pembangunan sekolah baru jenjang SMA dan SMK ini akan dibangun di semua kabupaten kota kecuali Bangli tidak ada pembangunan sekolah baru. Pembangunan sekolah baru ini juga merupakan kebutuhan siswa dan melihat penerimaan siswa pada penerimaan tahun ajaran sebelumnya.

“Kita selalu kekurangan ruang kelas dan anak-anak siswa selalu menginginkan sekolah pada sekolah negeri,” katanya sembari menambahkan satu sekolah baru diantaranya di Desa Padangsambian Klod kota Denpasar.

Menurut politisi PDIP asal Denpasar ini menyebutkan, tahun 2020 lalu di Denpasar juga sudah dibangun 2 sekolah bari yakni SMA Negeri 9 dan SMA Negeri 10 Denpasar. Kelanjutan dari pembangunan tersebut kembali dianggaran tahun anggaran 2021 sebesar masing-masing Rp 10.053.000.000.

Di Denpasar, Gusti Budiarta menambahkan sebagai daerah yang padat penduduknya dan dalam situasi ekonomi yang sulit saat ini sangat masuk akal dibangun kembali sekolah baru. Disebutkan, penilaian masyarakat biaya sekolah pada sekolah negeri jauh lebih murah ketimbang sekolah swasta. Namun banyak juga anak-anak siswa yang belajar pada sekolah-sekolah swasta apalagi pavorit dan didominasi oleh anak-anak orang kaya.

“Pembangunan sekolah baru kita prioritaskan siswa-siswi yang tidak mampu apalagi ditengah pandemi Covid-19, semua keuangan seret,” bebernya. (arn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here