Satu Staf Positif Corona, Dinkes Tracing Pegawai Setwan Tabanan

0
38
Petugas Kesehatan melakukan tracing kontak erat dengan staf setwan yang positif Covid-19

TABANAN – Salah satu staf bagian perundang-undangan Setwan Tabanan dinyatakan terkonfirmasi positif terpapar Covid-19, sejak dua hari lalu. Terkait hal tersebut mencegah penyebaran lebih luas, sebanyak 18 staf bagian tersebut dilakukan tracing kotak dan Sekwan Tabanan I Made Sugiarta, Selasa (19/1/2021).  Mereka akan menjalani swab test PCR , Rabu (20/1/2021) ini.

Sekretaris Dewan (Sekwan) Tabanan I Made Sugiarta mengakui kalau ada salah satu staf Bagian perundangan-undangan terkonfirmasi positif Covid-19. staf ini menjalani gelaja demam tinggi dan anosmia (kehilangan indra penciuman). Kemudian melakukan swab test PCR dinyatakan positif.

“Untuk itulah seluruh staf bagian perundangan-undangan di tracing kontak erat petugas dari Dinkes dan saya sendiri,” ungkap Sugiarta di sela-sela petugas melakukan tracing kontak.

Dijelaskan, staf yang terpapar Covid-19 sudah menjalani isolasi mandiri di rumahnya di wilayah Sanggulan. Kebetulan yang bersangkutan memang tinggal sendiri, sementara istri dan anaknya tinggal di Badung. Selain itu, pihaknya bersama Dinkes juga melakukan sterilisasi ruangan dengan menyemprotkan desinfektan seluruh ruangan yang berada di belakang ruang rapat pleno DPRD Tabanan ini.

“Yang bersangkutan sudah melakukan isolasi mandiri di rumahnya karena memang tinggal sendiri dan keluarga tinggal di Badung,” jelasnya seraya berharap tidak ada lagi yang positif.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan dr. Nyoman Suratmika yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, begitu pihaknya mendapat laporan ada staf Setwan terkonfirmasi positif, pihaknya menerjunkan tim untuk melakukan tracing kontak erat seluruh staf satu bagian termasuk sekwan sendiri karena sebelumnya pernah kontak dengan yang bersangkutan.

“Ada sembilan belas staf dan sekwan yang di tracing dan didata,” jelasnya.

Setelah dilakukan tracing, pihaknya akan melakukan swab test PCR terhadap 19 kontak erat tersebut untuk memastikan ada yang positif atau tidak. Selain itu, 18 staf yang satu ruangan dengan yang bersangkutan telah diberikan penjelasan hal yang harus dilakukan sampai nanti di swab test dan hasilnya keluar. Nantinya mereka kan di swab test dua kali untuk memastikan mereka terpapar atau tidak.

“Swab test nya besok , tadi baru mendata yang melakukan kontak erat,” katanya. (jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here