Penuhi Kebutuhan Pangan Selama Pandemi, SOS Bali Produksi 2.000 Nasi Bungkus Per Hari

0
33
Yayasan SOS Bali produksi nasi bungkus untuk memenuhi kebutuhan selama pandemi Covid-19.

BADUNG – Krisis ekonomi di masa pandemi Covid-19 membuat masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut melatar belakangi terbentuknya Scholars of Sustenance (SOS) Bali–yayasan penyelamatan pangan yang bertujuan untuk mengumpulkan surplus makanan dan menyalurkannya kepada orang yang membutuhkan.

Delmi yang merupakan Chef SOS Bali mengatakan, setiap hari selama pandemi membuat 800 sampai 2.000 nasi bungkus. “Kami adalah food rescue bukan sembako rescue. Kami juga punya dapur yang awalnya dibangun pada 17 Juni 2020 di Sanur dan saat ini sudah ada dua dapur di Ubud dan Canggu,” kata Delmi ketika menghadiri peresmian dapur ketiga di Canggu, Kuta Utara, Minggu (17/1/2021).

Makanan yang diolah didapat dari surplus bahan makanan di beberapa hotel di Bali. “Ada 450 kg makanan matang dari hotel kami bawa dan cek apakah makanan tersebut masih layak atau tidak. Kita punya tim food hygiene dan food safety manager. Yang tidak layak (non edible) dimasukan kulkas dan diambil oleh peternak untuk dijadikan pupuk,” jelasnya.

SOS Bali sudah menyasar masyarakat di 9 kabupaten/kota bekerja sama dengan Dinas Sosial Kota Denpasar, Ombudsman, dan Brimob Polda Bali. SOS juga menggandeng yayasan, organisasi, hingga individu untuk menjadi sukarelawan. “Donasi apapun kami terima. Kalau dalam bentuk uang kami belikan bahan makanan, kalau donasi berupa bahan makanan akan langsung diolah. Jadi, menu makanan setiap harinya berbeda,” ungkap Delmi.

Dalam sehari, SOS Bali bisa mendistribusikan makanan sampai sembilan panti asuhan. “Total ada 16 panti asuhan yang diajak kerja sama. Kita bagi dua shift yaitu pagi dan sore. Dengan adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) tentu cukup berpengaruh. 1.200 nasi bungkus butuh kurang lebih 15 orang karena harus menerapkan prokes,” tuturnya.(cr1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here