Apresiasi Budidaya Porang, Kadistan Ingatkan Perlindungan Petani

0
231

BULELENG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng melalui Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) I Made Sumiarta, mengapresiasi budidaya tanaman porang yang dilakukan warga atau kelompok masyarakat. Selain sebagai tanaman pangan alternatif, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang bertugas memberi pembinaan terhadap petani ini juga mengapresiasi budidaya porang sebagai pemberdayaan konstruktif menggerakkan perekonomian masyarakat yang harus mendapat perlindungan proses dari hulu sampai hilir termasuk kepastian hukum.

“Upaya petani dengan pihak swasta ini kami apreasiasi sebagai upaya konstruktif dalam penyediaan pangan alternatif dan menggerakkan perekonomian masyarakat ditengah Pandemi Covid-19,” tandas Kadistan Kabupaten Buleleng, I Made Sumiarta, Jumat (15/1/2021).

Budidaya porang diapresiasi Kadistan yang berharap petani mendapat perlindungan.

Yang terpenting, kata Sumiarta, selain pendampingan teknis dari penyuluh pertanian dan dukungan dari berbagai pihak seperti TNI dari Kodim 1609/Buleleng, budidaya tanaman porang juga harus mendapat kepastian hukum dari proses penyiapan lahan, produksi dan paska produksi atau pemasaran.

“Istilahnya, kepastian dari hulu sampai hilir, sehingga apa dilakukan memiliki manfaat bagi pemilik lahan, petani dan pihak yang telah memberi dukungan, termasuk dalam upaya mewujudkan kedaulatan pangan nasional,” tegasnya.

Sebagai institusi teknis, Distan Buleleng segera melakukan pendataan lokasi maupun warga/kelompok masyarakat pembudidaya tanaman porang.

“Selain pembinaan dan pendampingan, pendataan juga dilakukan untuk mencegah alih fungsi lahan yang tidak terkendali, yang justru dapat merusak ekosistem/lingkungan, termasuk pangsa pasar,” pungkasnya.(kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here