Jangan Tuntut Prestasi Bali Seperti di Jabar. Kenapa ?

0
47
Ketut Suwadi

DENPASAR – Posisi Bali pada PON XIX/2016 di Jawa Barat (Jabar) jangan dituntut untuk bisa terulang kembali di PON Papua, meski kerja keras tetap dilakukan untuk prestasi itu. Sebaliknya, yang sangat perlu dipahami yakni kondisi Covid-19 yang berkepanjangan ini, bisa menghambat persiapan para atlet tangguh Bali.

Seperti diutarakan Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi, ada perbedaan yang terjadi soal program ke depan jika dalam kondisi normal.

“Kalau kita berbicara tetang perencanaan dalam kondisi tidak normal maka kita tidak punya dasar kebijakan, kita mau apa ? Kalau apa yang dibilang dengan kondisinya bencana apa yang bisa kita kerjakan ? Apalagi kita tidak tahu selesai kapan pandemi itu menurun kapan anggaran itu bisa memenuhi,” kata Suwandi, Minggu (10/1/2021).

Dijelaskan, memang waktu terus berjalan menuju gelaran PON XX/2021 di Papua Oktober mendatang namun memang harus dimaklumi semuanya dan tidak bisa bicara dalam kondisi setahun Bali kehilangan waktu untuk berlatih dan membina.

“Jadi bertanya dulu soal prestasi. Kita saja berlatih tidak maksimal karena tidak bisa berkumpul latihan bersama. Semuanya harus paham dulu soal ini, kalau kita tidak paham jangan tuntut prestasi Bali seperti di PON Jabar pada PON Papua nanti. Pasalnya prestasi di Jabar itu dalam kondisi normal dan beda dengan kondisi sekarang menjelang PON Papua,” tegas Suwandi.   
Semua itu lanjut Ketua Umum dua periode di KONI Bali tersebut, bakal dibahas juga pada Rapat Kerja (Raker) KONI Bali dengan para anggotanya yang direncanakan dihelat pada Februari mendatang.

“Dalam raker nanti bermaterikan setidaknya soal pertanggungan jawaban kita terkait mengelola organisasi ini dari sisi anggaran, administrasi maupun prestasi. Dari segi itulah apa yang sudah dan akan kami dikerjakan serta apa yang sebenarnya gagal dikerjakan karena pandemi Covid-19 ini. Termasuk adakah kemajuan yang berarti dalam kondisi pandemi ini dari sisi pembinaan prestasi,” tambah Suwandi.

Tak terkecuali sebutnya, apa yang mau dikerjakan dalam tahun 2021, masalah persiapan PON yang sangat penting bagi Bali karena dengan waktu sangat singkat sementara kondisi yang belum menunjukkan tren-tren menurun untuk kasus pandemi.

“Apakah ini bisa kembali normal, kita akan terpengaruh dengan kondisi yang ada. Kalau seperti ini kondisinya apakah prestasi bisa tercapai ? Nantilah kita jelaskan pada saat rapat anggota,” tutup Suwandi. (ari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here