Zona Merah, Badung Tunda Pembelajaran Tatap Muka

0
104
TUNDA : Ketua komisi IV DPRD Badung saar raker dengan Disdikpora sepakat menunda PTM di Badung

MANGUPURA – Pemkab Badung menunda rencana pembelajaran tatap muka (PTM), yang sedianya dimulai Januari tahun 2021. Penundaan dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan, mengingat pandemi covid -19 belum juga reda. Hal ini terungkap dalam Rapat Kerja antara Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) dengan Komisi IV DPRD Badung, Selasa (29/12/2020).

Plt. Kepala Disdikpora Badung I Made Mandi mengungkapkan, sebenarnya sebagian besar sekolah sudah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka, berdasarkan hasil verifikasi. Yaitu, sebanyak 93 persen SD dan SMP, sedangkan PAUD kesiapannya 94 persen untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka. Akan tetapi dengan mempertimbangan berbagai hal khususnya pandemi covid-19 yang belum mereda, akhirnya pimpinan (Bupati,red) memutuskan penundaan pelaksanaan pembelajaran secara tatap muka dalam batas waktu yang belum ditentukan.

“Badung masih dalam zona merah. Ditakutkan, jika anak-anak mengikuti kegiatan belajar mengajar dan terjangkit Covid-19, maka karantina akan melibatkan orang tua. Sehingga ini pertimbangan-pertimbangan yang harus dipikirkan. Maka disarankan untuk mundur. Apalagi Dinas Kesehatan sudah menyatakan bahwa tempat isolasi sudah mulai menipis,” terang Mandi.

Diungkapkannya juga, dari hasil swab yang dilakukan kepada seluruh guru sebanyak 74 orang dinyatakan positif covid-19, semuanya telah dinyatakan sembuh.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Badung, I Made Sumerta menyatakan sepakat pembelajaran tatap muka ditunda. Dengan trend Covid-19 di Badung yang terus naik, pihaknya khawatir akan membahayakan kesehatan anak-anak.

“Jujur saya agak khawatir saat mendengar akan dilakukan pembelajaran tatap muka. Sekarang yang terpenting, kita pikirkan kesehatan anak-anak dululah,” tegasnya. (lit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here