Kontrak Dua Hotel Tempat Karantina Pasien Covid-19 Berakhir, Pemkab Gianyar Tunggu Keputusan Pemprov Bali

0
64
Sekda Gianyar Made Gde Wisnu Wijaya.

GIANYAR – Masa kontrak hotel Sully dan Maxone di Gianyar yang digunakan untuk penanganan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 berakhir Desember ini. Pemkab Gianyar masih berkoordinasi dengan Pemprov Bali untuk kelanjutkan kontrak di tahun 2021.

Bupati Gianyar Made Mahayastra mengatakan kontrak hotel untuk penanganan pasien Covid-19 selama ini ditanggung Pemprov Bali. “Kontraknya itu dilakukan provinsi. Nanti kita koordinasikan lagi untuk kelanjutannya,” ujar Mahayastra singkat, Selasa (22/12/2020).

Sementara, Sekda Gianyar Made Gede Wisnu Wijaya juga mengatakan masih menunggu keputusan Pemprov Bali. “Kita tunggu dulu kepastian dari Pemprov seperti apa dan setelah itu baru bisa ambil langkah apa yang tepat untuk dilakukan,” tegasnya.

Ditanya pasien yang masih menjalani karantina di kedua hotel tersebut, Wisnu Wijaya menyebutkan relatif minim. “Saat ini, kasus Covid-19 di Gianyar sudah bisa kita tekan, tidak ada penambahan signifikan,”sebutnya.

Dalam upaya menekan penularan Covid-19 menjelang Natal dan Tahun Baru, pihaknya tengah merancang menerbitkan surat edaran (SE) yang ditujukan ke kepala desa/kelurahan. Hal itu sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Gubernur Bali. “Kami dukung penuh SE gubernur untuk tidak melakukan perayaan yang mengumpulkan orang banyak dalam menyambut hari Natal dan Tahun Baru. Kami akan keluarkan SE supaya kepala desa dan perbekel mengawal SE Gubernur supaya dijalankan oleh masyarakat,” tandasnya. (jay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here