Satu Pasien Covid Meninggal Dunia

0
42

Ketut Suweca


BULELENG- Kasus meninggal dunia yang dialami pasien terkonfirmasi atau positif terinfeksi Covid-19, masih terjadi di Kabupaten Buleleng. Sesuai laporan dari Tim Medis Satuan Tugas Percepatan Penanganan (Satgas-PP) Pandemi Covid-19 Kabupaten Buleleng, kasus meninggal dunia sebanyak 1 orang, pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak sebanyak 6 orang, sementara kasus terkonfirmasi nihil.

“Satu kasus meninggal dunia berasal dari Kecamatan Busungbiu, sementara enam orang pasien sembuh berasal dari Kecamatan Buleleng sebanyak tiga orang, Seririt dua orang dan Busungbiu satu orang,” ungkap Jubir Satgas-PP Covid-19 Buleleng, Ketut Suweca, Jumat (20/11/2020) saat menggeber data terkini penanganan Covid-19 di Kabupaten Buleleng.

Sesuai data dan informasi Tim Medis Satgas-PP Covid-19, kata Suweca yang juga Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Buleleng, kasus meninggal dunia dari Kecamatan Busungbiu, perempuan berumur 62 tahun.”Dengan kronologis, pasien rujukan RS Paramasidi ini masuk IGD RSUD Buleleng, Selasa (10/11/2020) dengan keluhan lemas, pucat, sesak, batuk dan diare. Pasien yang bergejala sejak 6 Noember 2020 dan sempat mendapatkan perawatan di RSP Sanglah sejak tanggal 7 November 2020 ini, dinyatakan meninggal dunia Kamis (19/11/2020),” tandas Suweca sembari mengajak dan mengimbau masyarakat agar jangan lengah, tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan karena Pandemi Covid-19 masih terjadi.

Terkait akumulasi data terkini penanganan Covid-19, Suweca mengungkapkan jumlah kasus konfirmasi sampai dengan Kamis (20/11/2020) sebanyak 1.104 orang dengan rincian 1.029 orang sembuh, 56 orang meninggal dunia, 8 orang menjalani isolasi di Buleleng dan 11 orang di luar Buleleng. Kumulatif Kasus Suspek sebanyak 1.367 orang, dengan rincian sebanyak 558 orang Suspek Konfirmasi, 744 Discarded, 10 Masih dipantau dan 55 Probable. Kumulatif Kontak Erat sebanyak 7.265 orang, dengan rincian sebanyak 326 Kontak Erat Konfirmasi, 6.564 Discarded dan 103 orang Isolasi terpusat/mandiri

.”Kasus kontak erat menjadi Suspek sebanyak 272 orang dan Konfirmasi Non Suspek atau Kontak Erat sebanyak 220 orang,” pungkasnya.(kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here