Tayang di YouTube, Denpasar Young Kreatif Libatkan Ratusan Penggiat Seni dan Komunitas

0
30
Peserta Denpasar Young Kreatif serangkaian Denpasar Festival 2020.

DENPASAR – Sebagai bentuk kepedulian di masa pandemi Covid-19, Dinas Pariwisata Kota Denpasar memberikan ruang kepada seniman, artis-musisi dan band Bali menyajikan karya secara virtual dalam ajang Denpasar Young Kreatif serangkaian pagelaran Denpasar Festival 2020.

Karya dari masing-masing seniman telah taping (siaran) maupun live streaming secara estafet di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Hasil karya akan tayang di channel YouTube Kota Denpasar dengan link kreativi.id.

Acara tersebut disiarkan sepanjang akhir tahun mulai November 2020. “Ini murni kegiatan kepedulian Pemkot Denpasar terhadap para artis dan seniman yang terdampak pandemi Covid-19,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar Dezire Mulyani  didampingi Kabid Ekonomi dan Kreatif I Wayan Hendaryana di Gedung Dharma Negara  Alaya (DNA) Lumintang, Sabtu (13/10/2020).

Ia menjelaskan, Denpasar Young Kreatif menyertakan  komunitas seni modern sanggar, baik seni kontemporer, seni inovatif dan para musisi artis Bali.  Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Walikota Denpasar IB Rai Dharma Wijaya Mantra dan Wakil Walikota IGN Jaya Negara terhadap para seniman yang paling terdampak di masa pandemi Covid-19 ini.

Dezire menyadari saat ini kesempatan para penggiat seni tampil di panggung sangat terbatas. “Karena itu, Pemkot Denpasar ingin memberikan satu stimulus kreatif, baik itu seni tadisi maupun modern yang dibagi menjadi dua kegiatan. Pertama, Denpasar Young Kreatif khusus seni modern dan Denpasar Maprawerti khusus seni tradisi, ” jelasnya.

Kabid Sumber Daya Pariwisata  Ekonomi Kreatif Kota Denpasar I Wayan Hendaryana menimpali, para seniman dipersilakan menampilkan karya seni di Gedung DNA. “Tempat ini menjadi ajang perkenalan sekaligus untuk menampilkan karya- karya para seniman kreatif di Kota Denpasar,”katanya.

Mantan Kasubbag Humas dan Protokol Kota Denpasar ini menambahkan, sanggar seni modern yang dilibatkan telah tuntas mengikuti taping dan siap tayang di YouTube. Sedangkan sanggar seni tradisonal masih dalam proses.”Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi Pemkot Denpasar, Badan Kreatif Denpasar (BKRAF) dan para seniman serta musisi se-Kota Denpasar,”ungkapnya.

Para artis yang tampil yaitu Nanoe Biroe, Imagine Rainbow, Mr. Botak, Gede Robi Navikula, XXX, D, Tandung, Eka Badeng, Ayu Saraswati and Band, Etnik City, RAS BWP, dan Kembang Layu Bali.

Sedangkan seniman kontemporer seperti Sanggar Genta Wisesa, Jataka, Sanggar Cenik Pangus, Gamelan Pesel, Nomick & GSP, Gamut (Bli Ciaaattt), Sanggar GG, Bumi Bajra, Teater Sativa, Kini Berseri, Komunitas BTS, Naluri Manca, Kancing Gumi, Hung Bali, Sanggar Sri Dharma Pavaka, Komunitas Sidikara.

“Ketika mendengar stimulus, hati rasanya senang karena masih ada yang peduli terhadap para artis dan seniman yang terdampak pandemi. Ini seakan memberikan dorongan, walau di tengah Covid-19, para artis mesti terus berkarya. Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar dan trims dengan program ini,” ungkap Nanoe Biroe. (sur,dum)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here