Lokasi Bunuh Diri Bakal Dibersihkan Secara Niskala

0
162
Lokasi bunuh diri pegawai Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Karangasem dipasangi police line

KARANGASEM -Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) Kabupaten Karangasem, segera akan melakukan pembersihan secara niskala (pecaruan) setelah kantor tersebut menjadi lokasi tempat bunuh diri, salah seorang pegawai setempat, I Ketut Suparma, Rabu (11/11/2020).

Kabid Keswadayaan Lembaga Kemasyarakatan ( KLK) I Wayan Windra Atiawan menyampaikan ritual pecaruan akan dilaksanakan bertepatan dengan Tilem, Minggu (15/11/2020).

“Kami memang akan melaksanakan upacara pembersihan, rencana di laksanakan pada Tilem Kalima, mudah mudahan tidak ada halangan,” ujarnya ketika di konfirmasi Kamis (12/11/2020).

Sebelumnya kejadian “ulah pati” dengan cara gantung diri terjadi di Kantor DPMD. Korban yakni I Ketut Suparma merupakan staff ASN yang bekerja di kantor tersebut. Peristiwa tragis ini terjadi pada Rabu (11/11/2020) pukul 15.30 wita.

Awalnya istri Suparma, curiga karena suaminya tak kunjung pulang. Ia lalu memutuskan untuk mencari suaminya ke kantor. Namun naas, saksi menemukan suaminya sudah tergantung dengan tali yang terikat pada ventilasi pintu kantor.

Tubuh Suparma lalu dilarikan ke RS Bali Med, sempat mendapat penanganan, namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

Pemicunya diduga akibat masalah keluarga. Suparma dikenal sebagai pribadi yang tertutup hingga tidak pernah menceritakan masalahnya kepada siapapun. Bahkan menurut keluarganya, Suparma sudah pernah ingin mengakhiri hidupnya dengan cara yang sama, namun beruntung saat itu istrinya berhasil menyelamatkannya.

Sementara Windra yang juga merupakan teman sekantor merasa sangat kehilangan almarhum. Menurutnya, almarhum merupakan partner kerja yang sangat ulet dan rajin. Almarhum juga dikenal rajin bersembahyang sebelum bekerja.

“Orangnya kalem dan sangat tertutup dengan masalahnya sendiri, almarhum mau diajak berkomunikasi jika soal masalah pekerjaan kantor saja. Selain itu tidak pernah. Semoga almarhun mendapatkan tempat yang layak, dan semoga keluarga yang ditinggalkan juga tabah menerima kenyataan,” ujar Windra. (ami)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here