Bupati Suwirta Tetapkan Lima Prioritas Pembangunan Daerah

0
242
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyerahkan dokumen nota pengantar Rancangan Perda APBD 2021

KLUNGKUNG-Pemkab Klungkung punya tantangan besar mewujudkan pertumbuhan ekonomi daerah tahun 2021, ditengah masa pandemi yang belum pasti kapan berakhir.
 
Guna menjawab tantangan tersebut, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengambil langkah, mengarahkan kebijakan umum ekonomi daerah pada upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas serta memperkuat landasan kesejahteraan masyarakat, menurunkan angka pengangguran dan mengentaskan kemiskinan. Menurut Bupati Suwirta, prioritas pembangunan daerah, selain didasarkan pada persoalan aksisting di Kabupaten Klungkung, juga dirancang untuk mendukung prioritas pembangunan nasional dan prioritas pembangunan Provinsi Bali.
 
Lima program prioritas Bupati I Nyoman Suwirta tahun 2021 meliputi, pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan dan daya saing sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur guna mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik, penanggulangan kemiskinan dan pembangunan perekonomian untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dan percepatan reformasi birokrasi untuk mewujudkan birokrasi yang santun, berintegritas, akuntabel, resposif dan inovatif.  
 
“Kami tetap memperhitungkan dampak pandemi. Tapi untuk tahun 2021 kita harus tetap optimis. Kalaupun terjadi masalah atau terjadi sesatu seperti saat ini pasti akan ada revisi. Ditengah optimis, apa yang kita lakukan ?, sudah saya sampaikan, seperti menuntaskan  dampak-dampak Covid-19, dari sisi SDM bagaimana menguatkan SDM, bagaimana kita melakukan padat karya, mencetak wirausaha baru dan pelatihan yang lain. Dari segi infrastruktur, kita melanjutkan infrastruktur yang terdampak Covid kemarin,” terang Bupati I Nyoman Suwirta kepada wartawan, usai mengikuti paripurna DPRD, Senin (9/11).
 
Kata bupati asal Ceningan, Nusa Penida ini, prioritas pembangunan daerah Kabupaten Klungkung tahun 2021 telah diselaraskan dengan prioritas pembangunan nasional maupun prioritas pembangunan Provinsi Bali. “Sehingga terjalin sinergitas yang saling menguatkan,” ujarnya. Saat paripurna dewan, dihadapan peserta paripurna, Bupati Suwirta menyampaikan, kebijakan pendapatan daerah tahun 2021 dirancang dengan mempertimbangkan dampak pandemi Covid-19 yang diperkirakan masih berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi global. Meskipun diperkirakan pertumbuhan ekonomi di tahun 2021 akan tumbuh, namun pertumbuhan diyakini masih sangat terbatas. “Saya optimis ekonomi kita di tahun 2021 akan mengalami perbaikan, mengalami peningkatan sehingga program pembangunan terkait pemulihan dan terkait kesejahteraan masyarakat bisa kita laksanakan,” demikian Bupati I Nyoman Suwirta. (yan/*)     
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here