Tingkatkan Daya Saing, Pelaku UMKM Buleleng Dilatih Kewirausahaan

0
37
PELATIHAN : Tingkatkan Daya Saing Pelaku UMKM, Buleleng Gelar Pelatihan Kewirausahaan

BULELENG – Upaya menggerakkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk pemulihan ekonomi rakyat ditengah Pandemi Covid-19 terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng. Tak hanya pemenuhan  sarana prasarana, permodalan maupun pemasaran, melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian Koperasi dan UKM (Disdagprinkop UKM) Pemkab Buleleng berupaya meningkatkan daya saing pelaku UMKM.

“Pemkab Buleleng  terus mendorong Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mampu meningkatkan mutu dan daya saing produk yang dihasilkan dan juga mampu memasarkan produknya lewat digital atau online,” tandas Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Buleleng, Ni Made Rousmini, Selasa (03/11/2020) saat membuka kegiatan pelatihan kewirausahaan pelaku UMKM di Aneka Lovina.

Rousmini yang hadir mewakili Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana menegaskan, pada era digital pelaku UMKM harus mampu memanfaatkan teknologi informasi yang berkembang saat ini.

“Pelaku UMKM harus tahu dan bisa memanfaatkan teknologi untuk mempromosikan produknya sacara online melalui marketplace,” tandas Rousmini.

Sebagai ujung tombak pemulihan ekonomi masyarakat, kapasitas dan kemampuan para pelaku UMKM harus ditingkatkan sehingga bisa lebih eksis dan memiliki daya saing pada pasar global.

“Saat ini untuk memasarkan produknya, para pelaku UMKM bisa melalui digital atau online, karena Kabupaten Buleleng sudah banyak mempunyai marketplace seperti E-semeton dan juga protani,” tandas Rousmini sembari berharap pelaku UMKM serius mengikuti pelatihan yang dilaksanakan selama dua hari kedepan.

Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian Koperasi dan UKM (Disdagprinkop UKM) Kabupaten Buleleng Dewa Made Sudiarta mengetakan, pelatihan kewirausahaan bagi pelaku UMKM, merupakan terobosan Pemkab Buleleng dalam menggerakkan pelaku UMKM untuk pemulihan perekonomian masyarakat ditengah Pandemi Covid-19.

“Para pelaku UMKM menghadapi tantangan yang cukup berat sekaligus mendapat peluang yang bisa diraih untuk mendorong kelangsungan usaha. Dengan pelatihan ini, kami mendorong pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing khususnya pelaku UMKM sektor pangan seperti pelaku UMKM olan makanan dan minuman supaya tetap eksis,” tandasnya.  (kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here