Pertama di Indonesia, Pemkab Gianyar Mulai Proses Pencairan Dana Hibah Pariwisata

0
104
SOSIALISASI : Bupati Gianyar I Made Agus Mahayastra sosialisasi dana hibah pariwisata kepada wajib pajak hotel dan restoran.

GIANYAR – Pemerintah Kabupaten Gianyar menjadi yang pertama memproses pencairan dana hibah bantuan pemerintah pusat untuk pelaku pariwisata.

Bupati Gianyar I Made Agus Mahayastra menyampaikan hal itu saat sosialisasi dana hibah pariwisata kepada wajib pajak hotel dan restoran di The Royal Pitamaha, Ubud, Selasa (3/11/2020).  Dana hibah yang diterima Rp 135.136.610.000 akan disalurkan dalam dua tahap sampai akhir tahun 2020.

Dari total dana hibah itu, 70 persen atau Rp 94.595.627.000 diberikan langsung kepada pelaku usaha hotel dan restoran. Sedangkan 30% digunakan untuk program pembangunan yang mendukung pengembangan pariwisata seperti pembuatan taman desa wisata dan pembelian mobil truk sampah dan ambulans serta lainnya.

“Waktu pengajuan yang diberikan pemerintah pusat untuk mendapatkan dana hibah ini sangat mepet yaitu tiga bulan. Karenanya, saya memimpin langsung semua prosesnya termasuk berinisiatif bagaimana pemanfaatannya sehingga saya yakin Gianyar bisa menyerap 90% dana hibah ini,” ujar Mahayastra.

Pemkab Gianyar mengajukan dana hibah untuk 1.850 hotel dan restoran. Hanya, penerima bantuan harus melalui proses verifikasi terkait dengan TDUP (Tanda Daftar Usaha Pariwisata). “Persyaratan lainnya seperti perizinan,  pembayaran pajak tahun 2019 dan persyaratan-persyaratan lain yang prinsip,” tegasnya.

“Kalau daerah lain saya lihat melakukan verifikasi dulu, mana yang menunggak mana yang tidak berizin, tidak diajukan. Kalau saya, saya ajukan semua,” imbuh Mahayastra disambut tepuk tangan para pelaku usaha hotel dan restoran yang hadir.

Mahayastra menilai para pelaku pariwisata sebagai pahlawan   pembangunan. Sebab, pembangunan di Kabupaten Gianyar bisa berjalan berkat pajak yang dibayarkan hotel dan restoran.  “Bapak/Ibu yang membangun Gianyar. Saya selaku bupati kalau tanpa anggaran tidak bisa berbuat apa-apa membangun Gianyar,” ujarnya.

Mahayastra juga berterima kasih karena pengusaha hotel dan restoran tidak sampai memecat pegawai di tengah situasi sulit akibat pandemi. “Saya berharap kepada bapak/ibu penerima hibah agar mempergunakan bantuan yang diberikan sebaik-baiknya untuk dapat tetap beroperasi, utamakan akuntabilitas dalam pengelolaannya,” harapnya. (jay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here