Kompetensi KSR PMI Harus Meningkat

0
45

Wabup Sutjidra membuka kegiatan Diklat-SSP bagi KSR-PMI


BULELENG – Pembukaan Pendidikan dan Latihan Spesialisasi Pertolongan Pertama (Diklat-SPP) bagi Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR-PMI) Buleleng, tidak hanya dimanfaatkan oleh Wakil Bupati (Wabup) Buleleng, I Nyoman Sutjidra untuk memotivasi peserta agar serius mengikuti diklat. Kepada 17 orang peserta, Wabup Sutjidra juga berharap dan ingin kompetensi KSR-PMI semakin meningkat.

“Pelatihan digelar dengan tujuan agar kemampuan dari para relawan PMI semakin meningkat, khususnya pada pertolongan pertama baik itu pada kecelakan maupun kegawat daruratan,” tandas Wabup Sutjidra, Selasa (27/10/2020) saat membuka kegiatan Diklat-SSP bagi KSR-PMI di Aula STAHN Mpu Kuturan Singaraja.

Dengan latihan Spesialisasi Pertolongan Pertama ini, kata Sutjidra yang juga Ketua PMI Cabang Buleleng, KSR PMI Buleleng juga diharapkan memiliki kompetensi sehingga mampu memberikan pertolongan pertama secara profesional.

“Setiap anggota KSR-PMI wajib memiliki kemampuan atau kompetensi, sesuai dengan standarisasi PMI termasuk salah satunya kemampuan dalam memberikan pertolongan pertama terhadap korban,” terangnya.

Pelatihan SPP meliputi, pembekalan materi, ujian tulis, praktek sampai simulasi lapangan ini juga diharapkan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Utamanya dalam memberikan pelayanan kemanusiaan yang menjadi tugas utama seorang relawan PMI,” tandas Sutjidra meyakinkan.

Sutjidra menambahkan, selain pelatihan SSP, relawan PMI Buleleng juga diberikan pembekalan tentang upaya penanganan korban bencana alam maupun non alam seperti Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini.

“Melalui latihan dan pembekalan yang secara rutin dilakukan, relawan PMI Buleleng selalu sigap untuk melaksanakan pertolongan pertama saat terjadi bencana alam seperti banjir, tanah longsor dan lainnya. Termasuk bencana non alam berupa Pandemi Covid-19,” tegasnya. (kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here