Genjot PAD, Buleleng Garap Potensi Aset Pemerintah Daerah

0
43

BULELENG – Berbagai terobosan dilakukan pemerintah kabupaten (Pemkab) Buleleng untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tak hanya mengintensifkan pemungutan pajak dan retribusi, Pemkab Buleleng juga mulai menggarap asset milik pemerintah provinsi maupun kabupaten yang ada di Buleleng sebagai potensi yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Menjadi potensi, ketika seluruh aset pemerintah di sertipikatkan sehingga memiliki kepastian hukum atau jaminan kepastian kepemilikan,” tandas Wakil Bupati (Wabup) Buleleng I Nyoman Sutjidra, Jumat (23/10/2020) saat menggeber penerimaan 74 sertipikat asset milik Pemkab Buleleng dari Kementerian ATR/BPN melalui Gubernur Bali di Prime Plaza Sanur Denpasar.

Asset pemerintah yang sudah bersertipikat dan memiliki kepastian kepemilikan, kata Sutjidra yang juga hadir mengikuti Rapat Koordinasi Perbaikan Tata Kelola Aset Pemerintah, dapat diberdayakan baik melalui sistem sewa, bangun serah guna maupun kerjasama pemanfaatan.

“Sehingga, asset tersebut menjadi bermanfaat dan mampu mendorong pembangunan Provinsi Bali pada umumnya dan khususnya Kabupaten Buleleng,” ujarnya.

Dengan penata kelolaan asset secara sinergi oleh PLN, KPK dan Kementerian ATR/BPN, nilai aset tanah yang diselamatkan lebih dari Rp. 2,5 Triliun.

“KPK menginginkan, seluruh aset pemerintah memiliki kepastian hukum sehingga dapat dikelola optimal dan transparan untuk kesejahteran masyarakat,” tandasnya.

Sutjidra menambahkan, upaya KPK dan Kementerian ATR/BPN yang mendapatkan apresiasi Gubernur Bali I Wayan Koster ini akan ditindaklanjuti Pemkab Buleleng.

“Selain untuk penyelamatan asset provinsi yang diakui bapak Gubernur Bali, Wayan Koster, banyak yang belum bersertifikat, termasuk di Kabupaten Buleleng, upaya KPK dan Kementerian ATR/BPN ini juga diharapkan dapat memberikan kepastian hukum terhadap asset milik pemerintah daerah, sdehingga dapat diberdayakan secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.(kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here