Tukang Tato Digerebek, Polisi Sita 9 Pohon Ganja

0
205
DITANGKAP : Giovanni Biondi (kiri) dan Johannes I.S. Pradipta ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali.

DENPASAR – Direktorat Resese Narkoba Polda Bali menggagalkan peredaran 4,5 kilogran ganja siap edar. Bahkan, polisi juga menyita sembilan pot pohon ganja.

Barang bukti merupakan hasil penangkapan tersangka Giovanni Biondi (30) dan Johannes I.S. Pradipta (32), Selasa (13/10). ”Kasus ini terungkap berkat adanya informasi dari masyarakat,” ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Bali Kombes Mochamad Khozin, Rabu (14/10).

Kali pertama, tim Unit III Subdit III dikomando AKP Djoko Hariadi menangkap Giovanni Biondi saat bertamu ke villa temannya  di Jalan Tegal Cupek, Banjar Anyar Kelod, Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Selasa (13/10) sekira pukul 19.00. “Tersangka saat itu membawa tas kain yang setelah digeledah berisi satu paket ganja,”ujar Mochamad Khozin

Diinterogasi petugas, Giovanni Biondi yang beralamat di Villa Bintaro Regency,Tangerang Selatan, mengaku menitipkan paket ganja kepada  Johannes I.S. Pradipta (32) di Pondok Nini Ubud, Jalan Sari, Banjar Ambengan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar.

Hari itu juga sekira pukul 23.00, Pradipta yang juga asal Tangerang digerebek. Dalam penggeledahan, polisi menemukan sembilan pot pohon ganja memiliki tinggi 10 cm dan 14 cm. “Ganja ini ditanam tersangka Giovanni Biondi (30) sejak dua bulan,”ungkapnya.

Tak hanya itu, Pradipta yang sehari-harinya sebagai tukang tato menyimpan 12 paket ganja seberat 1.807,16 gram dalam kulkas. Polisi juga menyita alat hisapalias bong serta sebuah handphone “Tersangka mengaku ganja tersebut rencana dijual dan sebagian dikonsumsi sendiri. Dia mendapat ganja dari Giovani awal Oktober lalu dan peredarannya menunggu perintah Giovani,”tegas Mochamad Khozin. (bar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here