Tolak Bayar Tarif Kencan, Gung Monjong Todongkan Pisau ke Waitress Kafe

0
43
Pemilik Kafe Jelita berinisial IA ditetapkan tersangka atas penganiayaan menewaskan Gung Monjong.

DENPASAR – Motif kasus penganiayaan menewaskan I GMS alias Gung Monjong (51) di Kafe Jelita, Jalan Danau Tempe, Denpasar Selatan, terungkap.

Kapolsek Denpasar Selatan AKP Citra Fatwa Rahmadani mengungkapkan, awalnya Gung Monjong mendatangi warung samping TKP, Sabtu (10/10/2020) sekira pukul 23.00 Wita.”Di sana dia minum-minum sampai mabuk,”ujarnya, Selasa (13/10).

Minggu (11/10) dini hari, pria beralamat di Jalan Danau Tempe, Denpasar Selatan itu masuk Kafe Jelita dan mengajak waitress berinisial FM berhubungan badan. “Dalam kamar, Gung Monjong menanyakan tarif sekali kencan dan FM menyebut Rp 150 ribu,”ungkapnya.

Gung Monjong langsung mengeluarkan pisau sembari berkata, “Saya tidak mau bayar pakai uang dan mau bayar pakai pisau.

FM yang ketakutan lari dari kamar sembari meminta pertolongan. Melihat hal itu, istri pemilik kafe Ovi JAM meminta tolong kepada karyawan Cak Mat. “Ovi juga menghubungi suaminya yaitu IA yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini,” beber mantan Kasat Lantas Polres Buleleng ini.

IA pergi ke Kafe Jelita membawa celurit tapi senjata tajam itu disimpannya di bawah meja operator karena melihat beberapa petugas Polsek Denpasar Selatan berada di lokasi setelah mendapat laporan adanya pengancaman.

Saat polisi sibuk mengumpulkan informasi di lokasi kejadian, Gung Monjong berpapasan dengan karyawan kafe bernisial PP. Setelah adu mulut,  Gung Monjong menusuk perut PP menggunakan pisau.

Petugas bersama beberapa warga berusaha menenangkan Gung Monjong kemudian mengambil pisau yang dipegangnya. Tiba-tiba, dari arah belakang, IA membawa celurit menebas kepala Gung Monjong sebanyak satu kali. “Gung Monjong meninggal di RS Sanglah Minggu (11/10) sekira pukul 12.00 Wita,” tegasnya.

Dalam pemeriksaan, IA menebas Gung Monjong karena tidak terima anak buahnya ditusuk. “Saya tidak terima. Dia (PP) sudah bertahun tahun ikut saya. Saya spontanitas menebasnya dan saya tidak menyesal,” ujar tersangka asal Desa Baipajung, Kecamatan Tanah merah Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur itu. (bar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here