Peringati HANTARU, BPN-KPK Buleleng Genjot PTSL dan Desa Lengkap

0
27
Kepala BPN-KPK Buleleng, Komang Wedana

BULELENG – Serangkaian peringatan Hari Agraria Nasional dan Tata Ruang (HANTARU) Tahun 2020, Badan Pertahanan Nasional Kantor Pertanahan Kabupaten (BPN-KPK) Buleleng, tidak hanya melaksanakan kegiatan bhakti sosial dan kemasyarakatan. Serangkaian peringatan HANTARU, yang sebelumnya dikenal Hari Undang-undang Pokok Agraria (UUPA) Ke-60, BPN-KPK Buleleng juga menyerahkan sertipikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan Deklarasi Desa/Kelurahan (Deslu) Lengkap di Kabupaten Buleleng.

“Ini, penilaian sedang dilakukan tim pusat. Astungkara hasilnya segera diumumkan dan pada rangkaian peringatan HANTARU yang dimului tanggal 24 September sampai dengan 8 November 2020, Desa/Kelurahan Lengkap di Buleleng bisa kita deklarasikan,” tandas Kepala BPN-KPK Buleleng, Komang Wedana, Kamis (08/10/2020) usai menerima tim penilai dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional.

Desa/Kelurahan Lengkap sebagai produk unggulan PTSL, kata Wedana, sangat penting dalam era digitalisasi dan dibutuhkan dalam pelayanan publik.”Karena, data base hasil PTSL yang ada pada Desa Lengkap tidak hanya semata data bidang tanah, tapi mencakup data penting lainnya sesuai dengan kerjasama host to host yang telah dilakukan seperti, terkait perpajakan termasuk Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) serta data potensi lain yang ada pada bidang lahan, sehingga dapat diakses dengan sistem online,” terangnya.

Tahun ini, dari 129 Desa dan 19 Kelurahan yang ada di Kabupaten Buleleng, diusulkan sebanyak 5 kelurahan sebagai Desa Lengkap. “Lima kelurahan tersebut masing-masing Kelurahan Astina, Liligundi, Kampung Singaraja, Beratan dan Kelurahan Kendran di Kecamatan Buleleng,” terangnya. Selanjutnya, pada akhir tahun 2020 ditergetkan 17 kelurahan yang ada di Kecamatan Buleleng atau Kota Singaraja, semua sudah ditetapkan sebagai Desa Lengkap.

Selain Desa Lengkap, kata Wedana, serangkaian peringatan HANTARU Ke-60, BPN-KPK Buleleng juga menargetkan pembangunan Zone Integritas Wilayah Bebas Korupsi (ZI-WBK) sebagaimana telah dicanangkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.”Diharapkan tahun depan, predikat WBK dapat diraih secara nasional untuk Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, termasuk Badan Pertanahan Nasional Kantor Pertanahan Kabupaten Buleleng,” ujarnya.

Terkait pelaksanaan PTSL tahun 2020, Wedana menyatakan sudah mencapai 90 % dari target SHAT sebanyak 4.000 sertipikat.”Diharapkan, pada akhir Oktober 2020 sudah terselesaikan 100 % sehingga bisa diserahkan kepada pemohon. Sedianya, target awal sebanyak 9.000 sertipikat, namun karena adanya refokusing anggaran untuk Pandemi Covid-19, sehingga target PTSL dikurangi menjadi 4.000 sertipikat,” pungkasnya.(kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here