Apresiasi Semangat ABG, Dewan Buleleng Buat Pojok Wifi Belajar

0
97


BULELENG – Pemanfaatan fasilitas internet berupa Wifi Kantor DPRD Kabupaten Buleleng sejumlah anak baru gede (ABG) dan warga masyarakat, mendapat perhatian khusus Ketua DPRD Buleleng, Gede Supriatna. Upaya ABG maupun warga disekitar Gedung Rakyat Buleleng untuk mendapatkan akses internet, bahkan diapresiasi sebagai semangat masyarakat terutama anak-anak pelajar dalam beradaptasi pada masa Pandemi Covid-19.

“Informasi tentang pemanfatan jaringan Wifi di Kantor DPRD Buleleng oleh masyarakat terutama anak-anak pelajar untuk membuat tugas, belajar secara daring, kami apresiasi sebagai semangat adaptasi pada masa Pandemi Covid-19 yang perlu difasilitasi,” tandas Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, Gede Supriatna, Rabu (30/9/2020) saat meninjau lokasi yang kerap dimanfaatkan warga untuk mengakses internet.


Mengapresiasi semangat anak-anak tersebut, kata Supriatna, sekretariat dewan sudah diminta agar menyediakan sarana prasarana, fasilitas seperti meja, kursi, dan penerangan yang dapat dimafaatkan mengakses Wifi DPRD Buleleng untuk belajar atau membuat tugas sekolah.

“Sekretaraiat dewan sudah kami minta agar menyediakan meja, kursi dan penerangan, karena dari informasi staf dan rekan-rekan anggota dewan, mereka duduk dibawah, lantai membawa buku, mengakses internet untuk membuat tugas, kan kasihan mereka,”ujarnya.

Agar anak-anak bisa aman dan nyaman membuat tugas belajar, Dewan Buleleng berinisiatif membuat ruang belajar terbuka di halaman Gedung DPRD Buleleng.”Kami siapkan semacam ruang belajar, istilahnya Pojok Wifi Belajar yang dapat dimanfaatkan anak-anak pelajar disekitar gedung dewan untuk membuat tugas daring,” jelasnya.


Supriatna menambahkan, selain untuk mengakses internet, pembuatan fasilitas ruang belajar terbuka disekitar areal Gedung DPRD Kabupaten Buleleng juga diharapkan dapat menjadi wahana edukasi tentang adaptasi tatanan kehidupan era baru, sebagai upaya menghadapi Pandemi Covid-19.

“Selain meja, kursi dan penerangan yang dapat membuat nyaman, kita juga menyiapkan sarana untuk cuci tangan pakai sabun. Sehingga, selain mendapat akses internet untuk melakukan proses belajar mengajar (PBM) sistem daring, mereka juga sekaligus teredukasi untuk melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), terutama Gerakan 3 M, Memakai Masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun dan Menjaga Jarak, sebagai upaya terbaik agar tidak tertular ataupun menularkan Covid-19 kepada orang lain,” pungkasnya.(kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here