Petugas Sensus Kerja Keras Saat Pandemi Covid-19, Demi Satu Data

0
65
Kepala BPS Kabupaten Klungkung AA.A Raka Suarningsih

KLUNGKUNG- Sensus penduduk tahun 2020 di Kabupaten Klungkung yang berlangsung saat masa pandemi Covid-19, memaksa petugas sensus harus bekerja keras. Pasalnya banyak kendala dihadapi di lapangan terutama saat pendataan lapangan yang berlangsung awal September 2020.

Petugas sensus sebelum turun melakukan pendataan lapangan, lebih dulu harus melakukan upaya mitigasi bersama pengurus Satuan Lingkungan Setempat (SLS) serta pihak desa, guna memastikan apakah lokasi yang dikunjungi aman atau bebas dari penyebaran Covid-19. Selain itu petugas sensus juga harus memastikan warga yang dikunjungi tidak sedang menjalani isolasi dan siap menerima kedatangan petugas sensus. Belum lagi petugas harus bolak-balik ketika ada pengurus SLS atau warga sedang menjalani isolasi.

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Klungkung AA.A Raka Suarningsih, pelaksanaan sensus pada masa pandemi berhasil dilewati dengan baik, meski ada sejumlah kendala di lapangan.

Ia menyebutkan beberapa kendala itu seperti ada kepala dusun juga pengurus SLS menjalani isolasi sehingga sementara waktu tidak bisa mendampingi petugas sensus. Demikian pula ada juga warga yang akan dikunjungi sedang menjalani isolasi karena terpapar Covid-19. “Akhirnya petugas sensus harus menunggu sampai batas waktu selesai isolasi, baru kembali turun ke lapangan bersama-sama. Syukurnya ring batas waktunya masih ada, sehinggabisa dijajagi kembali, semuanya tidak ada masalah,” kata Raka Suarningsih dikonfirmasi, Selasa (29/9/2020).

Kata wanita asal Carangsari, Petang, Badung ini, petugas sensus selama menjalankan tugasnya senantiasa dilengkapi alat pelindung diri yang diberikan oleh pihak BPS. “APD itu seperti masker, face shiled, sarung tangan, hansanitizer. Kami wanti-wanti mengingatkan petugas kami di lapangan agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Menjaga imunitas tubuh,” ungkapnya seraya menyampaikan, sebelum petugas sensus itu direkrut mereka menjalani rapid tes.

Ia menjelaskan dalam pengumpulan data di lapangan disesuaikan dengan tata kelola di tengah masa pandemi Covid-19, wilayah di seluruh indonesia dibagi menjadi tiga zona. Bali masuk di zona dua yakni hanya melakukan kegiatan pemeriskaan daftar penduduk oleh petugas sensus dan ketua/pengurus SLS serta veriffikasi lapangan dan konfirmasi keberadaan seluruh keluarga dan penduduk yang tinggal di wilayah SLS secara door to door oleh petugas sensus dan ketua/pengurus SLS.  “Syukur sekali, tahapan verifikasi dan konfirmasi hingga ring (batas) waktu sudah semua selesai dilakukan,” tandas AA.A Raka Suarningsih.     

BPS saat ini sudah masuk pada proses pemeriksaan hasil verifikasi untuk kemudian dilanjutkan pada proses pengolahan data. “Hasil olah data dikirim ke Pusat nanti BPS Pusat yang akan mengumumkan hasil sensus tahun 2020,” imbuh AA.A Raka Suarningsih. Sensus penduduk tahun 2020 yang bertujuan mewujudkan satu data kependudukan Indonesia ini dimulai sejak 15 Pebruari hingga 29 Mei 2020 secara daring. Kemudian dilanjutkan dengan metode pendataan lapangan. Sensus secara daring, partisipasi warga di Kabupaten Klungkung cukup tinggi, tercatat sebanyak 92.790 jiwa atau sebesar 51,57 persen. Secara prosentase Klungkung menempati posisi kedua setelah Kabupaten Gianyar yang duduk di peringkat pertama dengan prosentase 58,06 persen. (yan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here