Kroser Bali Tembus 1.08 Detik dengan Tunggangan Balap

0
36
KECEPATAN : Diva Ismayana saat memacu kecepatan pada latihan di Sirkuit Tengkudak

DENPASAR – Kroser PON Bali IGN. Diva Ismayana akhirnya bisa tembus waktu 1.08 detik untuk satu putaran di trek Sirkuit Tengkudak di Tabanan saat melakukan latihan. Hanya saja waktu lebih cepat 2 detik dari target latihan yang dipancangnya itu ditempuh menggunakan motor atau tunggangan baru yang memang khusus untuk balapan.

Diakui Diva Ismayana sendiri, memang berbeda untuk kecepatan antara tunggangan yang biasa untuk latihan dibandingkan dengan kecepatan untuk tunggangan yang memang benar-benar untuk balapan di areal pertandingan. “Pastinya memang berbeda antara tunggangan yang dibuat latihan dibandingkan dengan tunggangan yang memang khusus untuk lomba atau bertanding. Bedanya di sisi kecepatan. Makanya ketika manejer PON Bali memberikan target 1.10 detik untuk waktu satu putaran maka saya bisa lebih cepat. Malah ini menjadi tantangan untuk bisa saya kejar kecepatan bisa dengan waktu lebih baik lagi,” ungkap Diva Ismayana di KONI Bali, Selasa (29/9/2020).

Lantas apakah waktu itu bisa dipertahankan atau bahkan lebih cepat saat turun di PON XX/2021 di Papua mendatang ? Diva mengaku semuanya itu tergantung dari karakter dan bentuk trek lintasan motokrosnya. “Semua tergantung bagaimana bentuk lintasan di Papua nantinya. Jika tidak banyak rintangan seperti rintangan jumping atau lainnya maka jelas waktu tempuh akan bisa lebih cepat dari 1.08 detik waktunya, dengan jarak lintasan 1,2 kilometer seperti jarak lintasan Tengkudak Tabanan. Pasalnya dengan sedikit rintangan maka akan lebih mengandalkan kecepatan tunggangan,” papar Diva Ismayana.

Hal ini berbeda dengan kroser Bali lainnya Made Gede Sadhu Saka Bakti. Saka mengaku jika dirinya ada perkembangan waktu cukup bagus meski belum tembus waktu seperti rekannya Diva Ismayana. “Waktu saya masih berkutat sesuai target yakni 1.10 detik namun saya tetap mengejar untuk bisa lebih baik dari waktu target tersebut. Saya rasa waktu masih panjang dan saya masih mengejar semua itu,” pungkas Saka. (ari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here