Ini Cara Perisai Diri Bali Berikan Tantangan ke Pesilat Muda

0
41
Nyoman Yamadhiputra

DENPASAR – Para pesilat muda di bawah Pengprov Perisai Diri (PD) Bali memperoleh tantangan untuk mematangkan sekaligus menunjukkan kualitas teknik mumpuni  untuk kerapian teknik, dalam Kejuaraan Pencak Silat Kerapihan Teknik secara virtual seluruh Bali yang digelar Keluarga Silat Nasional Indonesia Peridai Diri, 21-28 Oktober mendatang.

Menurut Ketua Harian Pengprov PD Bali Nyoman Yamadhiputra, kerapihan teknik yang dipertandingkan memang untuk jenis burung kuntul dan burung garuda. Katagori pesilat PD yang boleh ambil bagian yakni remaja atau junior dan dewasa atau senior. “Kalau soal pesilat senior PD yang sudah berlevel pesilat nasional kami ketahui berdasarkan data base yang ada di PD Bali. Kini tinggal melihat saja bagaimana kiprah dari pesilat remaja atau junior yang berusia 13-15 tahun atau minimal kelahiran tahun 2007 maksimal kelahiran 1 September 2004, atau kelahiran 1 Oktober 2004 sampai dengan kelahiran 1 Oktober 2007,” tutur Yamadhiputra, Senin (28/9/2020).

Dengan dipertandingkannya pesilat junior, bakal menjadi pantauan pesilat junior yang berkualitas yang kemungkinan juga bakal promosi atau usianya yang menjelang nai ke senior. “Sudah menjadi tradisi bagi PD Bali untuk terus melakukan regenerasi pesilat yang berkesinambungan dengan tujuan agar setiap masa selalu ada pengganti pesilat senior PD yang kemungkinan pensiun dan menapak ke jenjang pelatih, atau sudah batas usia yang melebihi persyaratan di kejuaraan nasional (kejurnas) PD maupun IPSI,” terang Binpres KONI Bali tersebut.

Sejauh ini, regenerasi atau pesilat muda PD memang cukup bagus dan mengalami perkembangan signifikan menanjak. Berangkat dari semua itulah, meski di masa pandemi kejuaraan virtual khusus pesilat PD tetap digelar secara virtual. “Kami paham jika sekarang masih masa pandemi namun kami tak mau PD lantas tak berkegiatan walaupun para pesilat tetap melakukan latihan mandiri. Saya rasa para pesilat juga akan jenuh berlatih mandiri tanpa ada kejuaraan. Apalagi kami juga perlu mengakomodir para pesilat muda PD jika tidak mulai sekarang maka kami akan terlambat memantau perkembangan kualitas kerapihan teknik pesilat muda kami,” pungkas Yamadhiputra. (ari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here