Sah, Jaya-Wibawa Nomor 1, Amertha Nomor 2 di Pilwali Denpasar

0
45
Paslon Jaya-Wibawa Nomor urut 1 dan Paslon Amertha nomor urut 2 di Pilwali Denpasar.

DENPASAR – KPU Kota Denpasar melaksanakan rapat pleno  terbuka pengundian nomor urut dan daftar pasangan calon Pilwali  Kota Denpasar  2020 di Hotel  Inna Bali Jalan  Veteran, Denpasar,  Kamis (24/9/2020).

Hasil pengundian nomor urut, pasangan I Gusti Ngurah Jaya Negara dan I Kadek Agus Arya Wibawa (Jaya-Wibawa) mendapat nomor urut 1. Sedangkan pasangan calon Gede Ngurah Ambara dan Made Bagus Kertha Negara (Amertha) nomor urut 2. Nomor urut yang telah ditetapkan menjadi bagian dari proses  masa kampanye yang dilaksanakan mulai 26 September-5 Desember 2020.

Sesuai mekanisme, Tim Jaya paslon Jaya-Wibawa  datang terlebih dahulu ke ruang rapat sekitar pukul 09.05 Wita disusul paslon Amertha hadir pukul 09.50 Wita.

Ketua KPU Kota Denpasar Wayan Arsa Jaya mengatakan,   rangkaian acara pleno juga diisi penandatanganan pakta integritas kepatuhan protokol kesehatan (prokes) selama tahapan dan kesiapan menerima sanksi pelanggaran prokes bagi kedua paslon  serta pendeklarasian untuk mewujudkan Pilwawi Kota Denpasar  yang damai, patuh protokol kesehatan dan ramah lingkungan.

Ia mengapresiasi para paslon telah menunjukkan impresi positif mewujudkan apa yang sudah disepakati dalam deklarasi dengan tidak menggunakan 200 persen jatah pembuatan APK baliho, sepanduk dan umbul umbul. ” Tidak  mengadakan kampanye rapat umum dan konser musik yang mengumpulkan masa dan berharap selanjutnya semua kegiatan kampanye merefleksikan komitmennya,” tegasnya.

Arsa menambahkan, pelaksanaan rapat pleno juga disiarkan secara live streaming di kanal youtube KPU Kota Denpasar agar bisa diakses masyarakat. ” KPU Kota Denpasar berkomitmen melaksanakan pemilihan yang demokratis, aman dan sehat,” ujarnya.

KPU merencanakan melaksanakan pembukaan masa kampanye pada 27 September 2020 dirangkai dengan peluncuran maskot dan jingle Pilwali Kota Denpasar 2020. Acara akan digelar secara daring dengan mengundang paslon dan tim kampanye, pimpinan partai politik dan stake holder.(sur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here