Paslon Pilwali Denpasar Sepakat Batasan Dana Kampanye Rp 40 Miliar

0
49
Rapat koordinasi menyamakan persepsi tahapan kampanye dan pelaporan dana kampanye Pilwali Denpasar di Kantor KPU Kota Denpasar.

DENPASAR – KPU Kota Denpasar menggelar rapat koordinasi persiapan tahapan kampanye dan pelaporan dana kampanye pasangan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota Denpasar, Rabu ( 23/9/2020).

Ketua KPU Kota Denpasar I Wayan Arsa Jaya mengatakan, rapat koordinasi bertujuan untuk menyamakan persepsi antara pihak penyelenggara dengan peserta pemilihan.  “Kita sudah melakukan proses penetapan paslon dan itu berdasarkan berkas dimana semua ( kedua paslon) memenuhi syarat serta tidak terdapat tanggapan dari masyarakat,” jelas  Arsa Jaya.

Peserta akan menyepakati beberapa hal terkait pelaksanaan kampanye dan dana kampanye. Sebelumnya, sudah ada beberapa hal yang disampaikan terkait kampanye seperti kesepakatan tidak menggunakan APK (Alat Peraga Kampanye) tambahan demi terwujudnya Pilwali  Kota Denpasar 2020 yang damai.

Secara rinci terdapat 10 kesepakatan tentang penetapan teknis kampanye paslon dalam Pilwali Kota Denpasar diantaranya, tim kampanye/LO pasangan calon sepakat mewujudkan dan mendeklarasikan Pemiļihan Walikota dan Wakil Walikota Denpasar Tahun 2020 yang damai, patuh protokol kesehatan dan ramah lingkungan.

Sepakat tidak mengadakan rapat umum secara konvensional tetapi melalui daring. Sepakat tidak mengadakan konser musik secara konvensional tetapi melalui daring. Sepakat bahwa hari kampanye adalah diluar hari pembukaan dan penutupan masa kampanye, debat terbuka dan hari besar keagamaan.

Selanjutnya,  tim kampanye/LO pasangan calon sepakat untuk tidak melaksanakan kampanye pada hari besar keagamaan. Sepakat untuk melaksanakan kampanye bersama untuk pembukaan dan penutupan masa kampanye yang jadwal dan bentuk acaranya akan ditentukan kemudian oleh KPU Kota Denpasar. Sepakat untuk pelaksanaan kampanye berdasarkan jadwal hari berurutan sesuai dengan nomor urut dan mengosongkan hari ke 33. Sepakat bahwa hari kampanye debat terbuka dilaksanakan dua kali yaitu Sabtu, 10 Oktober dan Sabtu,  28 November. Sepakat untuk pelaksanaan pengundian nomor urut dilaksanakan dengan dihadiri oleh Pasangan Calon, Tim Kampanye dan LO serta 1 (satu) orang petugas dokumentasi dari masing-masing pasangan calon. Terkahir, tim kampanye/LO pasangan calon sepakat terkait batasan dana kampanye Rp 40 miliar. “Kami ingin mendorong dan permaklumkan kepada para peserta bahwa kegiatan kita kedepan akan disertai dengan pengetatan protokol kesehatan dan melalui forum ini, kami mengajak semua pihak untuk berselaras bersinergi dalam menerapkan protokol kesehatan,” tegasnya.

Rapat koordinasi dihadiri Komisioner KPU Provinsi Bali Luh Putu Sri Widyastini,  Komisioner Bawaslu Kota Denpasar Nyoman Gede Putra Wiratma, Polresta Denpasar, Ketua Tim Kampanye Jaya-Wibawa, I Ketut Suteja Kumara dan Sekretaris Tim Kampanye Amerta, Dudik Mahendra serta masing-masing LO kedua paslon. (sur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here