Mohon Penangguhan Penahanan, Jerinx Yakinkan Hakim Akan Hapus Akun Medsos

0
48
SIDANG KEDUA : Suasana sidang virtual Jerinx SID di PN Denpasar.

DENPASAR- Sidang lanjutan perkara “IDI Kacung WHO” dengan terdakwa I Gede Ari Astina alias Jerinx SID (42) kembali digelar secara daring di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (22/9/2020).

Berbeda dari sidang perdana diwarnai walk out,  Jerinx di sidang kedua tidak “ngambul” lagi. Hanya, kuasa hukum I Wayan Gendo Suardana  dkk. meminta JPU untuk kembali membacakan isi dakwaan dan dikabulkan majelis hakim pimpinan Ida Ayu Adnyana Dewi.  “Ya, karena pada sidang sebelumnya tidak mendengarkan secara lisan silahkan penuntut umum kembali membacakan tapi cukup dibacakan poin-poinnya saja,” kata Ida Ayu Adnyana Dewi.

Usai membacakan dakwaan, kuasa hukum Jerinx diberi waktu menyiapkan eksepsi (tanggapan terhadap isi dakwaan) pada agenda sidang lanjutan pekan depan, Selasa (29/9/2020). “Nantinya kita majelis hakim putuskan untuk agendakan sidang ini seminggu dua kali,” sebut hakim.

Jerinx yang menjalani persidangan dari gedung Direktorat Reskrimus Polda Bali kembali memohon kepada majelis hakim agar mengabulkan penangguhan penahanannya. Bahkan, suami Nora Alexandra itu juga meyakinkan takkan mengulangi perbuatan. “Bila kekhawatiran saya mengulangi perbuatan jadi pertimbangan ditolaknya penangguhan penahanan diri saya, saya yakinkan akan menghapus semua akun saya di medsos,”ucap drummer Superman Is Dead itu.

Sebagaimana tertuang dalam dakwaan, Jerinx didakwa atas dugaan ujaran kebencian terhadap Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di media sosial. Ia memposting “Gara-gara bangga jadi kacung WHO, IDI dan Rumah sakit dengan seenaknya mewajibkan semua orang yang akan melahirkan tes Covid-19”.

Jerinx diancam Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45A ayat (2) atau Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3) UU No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 64 ayat 1 ke 1 KUHP. (wat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here