Peringati Galungan, Warga Buleleng Patuhi Protokol Kesehatan

0
58

Sembahyang Galungan warga terapkan Prokes.


BULELENG – Meski masih ada yang acuh, kalau tidak mau disebut ‘meboya’ (tidak percaya,red), peringatan Hari Suci Galungan di Kabupaten Buleleng sudah menerapkan protokol kesehatan (Prokes). Selain merupakan imbauan bersama Majelis Desa Adat (MDA) dan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali, pelaksanaan Prokes juga dilakukan atas kesadaran umat dalam penyesuaian atau adaptasi upaya pencegahan penularan Covid-19 dengan ritual keagamaan.

“Hasil pemantauan yang kami lakukan, sebagaian besar umat sudah menerapkan Protokol Kesehatan, seperti memakai masker dan menjaga jarak pada persembahyangan Hari Suci Galungan,” ungkap Bendesa MDA Kabupaten Buleleng, Dewa Putu Budarsa, Rabu (16/9/2020) usai memantau pelaksanaan Prokes serangkaian peringatan Hari Suci Galugan di Kabupaten Buleleng.


Meskipun belum semua, kata Budarsa, upaya mencegah penularan Covid-19 sudah dilakukan Umat Hindu di Kabupaten Buleleng, sebagaimana telah dilakukan umat beragama Islam, Kristen, Budha dan Kongfuchu dalam memperingati hari suci. “Tidak hanya pada pelaksanaan persembahyangan di Pura Sad Khayangan, penerapan Protokol Kesehatan juga dilaksanakan umat pada persembahyangan di Pura Dadya (Pura Keluarga,red),” tandas Budarsa meyakinkan.

Yang terpenting, penerapan Prokes dalam pelaksanaan ritual upacara, dilakukan dengan kesadaran sendiri. “Bukan karena ada imbauan, tapi atas kesadaran diri sendiri. Sehingga umat bisa melakukan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi, Tuhan Yang Maha Esa, tidak tertular atau menularkan Covid-19 kepada orang lain, sebagai adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19,” pungkasnya. (kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here