Zone Merah, Disdikpora Buleleng Tunda PBM Tatap Muka

0
287

Kepala Disdikpora Kabupaten Buleleng, Made Astika


BULELENG – Status Zone Merah Pandemik Covid-19, tak pelak membuat Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng kembali menunda pemberlakuan Proses Belajar Mengajar (PBM) untuk siswa PAUD, TK, SD dan SMP Sederajat di Kabupaten Buleleng dengan sistem tatap muka. Sembari menunggu perubahan status pandemi menjadi Zone Kuning, Disdikpora Kabupaten Buleleng melaksanakan konsolidasi serta penyempurnaan Kurikulum 2013 (K-13) berbasis karakter dan kompetensi.

“Dengan status Zone Merah untuk Kabupaten Buleleng dan Bali pada umumnya, Disdikpora kembali melaksanakan penundaan proses belajar mengajar dengan sistem tatap muka,” tandas Kepala Disdikpora Kabupaten Buleleng, Made Astika, dikonfirmasi Jumat (12/9/2020) usai mengikuti rapat TAPD Pemkab Buleleng.


Konsolidasi, kata Astika, dilakukan untuk evaluasi penerapan Kurikulum Darurat yang telah dilaksanakan oleh satuan pendidikan dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ). “Kami lakukan evaluasi dan kajian Kurikulum Darurat sesuai Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No 719/P/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Kurikulum pada Satuan Pendidikan dalam Kondisi Khusus, untuk dapat diterapkan pada siswa di Kabupaten Buleleng,” jelasnya.

Hal ini juga sesuai amanat dari Kepmendikbud terkait pengurangan kompetensi dasar untuk setiap mata pelajaran. “Ini yang kita persiapkan, sementara proses belajar mengajar tetap dilakukan dengan sistem PJJ,” tandas Astika sembari menegaskan, meskipun ada beberapa desa/kelurahan di Kabupaten Buleleng yang tidak terpapar Covid-19, pelaksanaan PBM tetap mengacu pada Zone Kabupaten.(kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here