Tambah Lima Kasus Konfirmasi, Satu Kelurahan dan 38 Desa Masih Tangguh

0
257
Bagian Humas GTPP Buleleng, Ketut Suarmawan geber data penanganan Covid-19 pertanggal 10 September

BULELENG – Kasus terkonfirmasi atau positif Covid-19 di Kabupaten Buleleng masih terus bertambah secara fluktustif. Sesuai laporan dari Tim Medis Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Buleleng, ada penambahan 5 kasus konfirmasi. Sementara kasus meninggal dunia, probable dan pasien yang di nyatakan sembuh atau sudah tidak terinfeksi Covid-19 dilaporkan nihil.

“Penambahan lima kasus konfirmasi ini berasal dari Kecamatan Buleleng sebanyak 4 orang dan Kecamatan Seririt sebanyak 1 orang,” ungkap Bagian Humas GTPP Covid-19 Kabupaten Buleleng, Ketut Suarmawan, Kamis (10/9/2020) siang saat menggeber data terkini penanganan Pademi Covid-19 di Kabupaten Buleleng.

Suarmawan menambahkan, Tim Medis GTPP Covid-19 juga melaporkan tingkat kesembuhan pasien Covid-19 setelah menjalani isolasi baik pada RS Rujukan maupun secara mandiri yakni 82,64 persen atau 557 orang dari total jumlah kasus konfirmasi sebanyak 674 orang pertanggal 10 September 2020.”Sementara jumlah kasus kematian sebanyak 12 atau 1,7 persen dan kasus probable sebanyak 20 orang atau 2,96 % dari 674 kasus konfirmasi yang ditangani GTPP Covid-19 Kabupaten Buleleng,” tandasnya. Terkait penyebaran, Pandemi Covid-19 terpapar pada 91 dari 129 desa yang ada di Kabupaten Buleleng. “Sebanyak 38 desa yang juga tersebar di 9 kecamatan belum terpapar dan kami harapkan menjadi Desa Tangguh Pandemi Covid-19,” ujarnya.

Sementara penyebaran wilayah kelurahan, lanjut Suarmawan, berdasarkan catatan Tim Medis GTPP Covid-19 hanya 1 dari 19 kelurahan yang tersebar pada 3 kecamatan di Kabupaten Buleleng, masih belum terpapar. “Satu kelurahan yakni Kelurahan Banjar Bali di Kecamatan Buleleng, berdasarkan catatan tim medis GTPP Covid-19 pertanggal 10 September 2020, belum ada kasus konfirmasi yang berasal dari kelurahan ini,” tandas Suarmawan sembari berharap desa dan kelurahan yang belum terpapar virus corona yang muncul kali pertama di Wuhan – Tiongkok ini menjadi embrio Desa/Kelurahan Tangguh Covid-19 di Kabupaten Buleleng. Dengan status Bali sebagai Zone Merah Covid-19, masyarakat juga diharapkan lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.(kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here