Bangkitkan Imajinasi, Seniman Abstrak Pasok 6 Kg Ganja dari Medan

0
52
DITANGKAP : Kurir ganja jaringan Medan, Jon Ris ditangkap petugas BNNK Badung.

MANGUPURA – Badan Nakotika Nasional Kabupaten (BNNP) Badung menggagalkan peredaran enam kilogram ganja yang disita dari seniman abstrak Martin S. (66). Tersangka ditangkap bersama Jon Ris (40)–kurir jaringan Medan, Sumatera Utara.

Kepala BNNK Badung AKBP I Nyoman Sebudi mengatakan, pengungkapan dilakukan, Senin (7/9/2020) berdasarkan informasi masyarakat yang mencurigai adanya transaksi ganja di kawasan Pantai Pererenan, Mengening dan Cemagi, Badung. “Berdasarkan informasi tersebut, kami  melakukan pengintaian di area Pantai Pererenan dan mencurigai seorang laki-laki (Jon Ris) sedang nyimeng (konsumsi ganja),”ujar Sebudi, Rabu (9/9/2020).

Tak lama setelah itu, Jon Ris bergerak menuju salah satu SPBU di kawasan Pererenan kemudian menerima paket berupa karung dari salah satu jasa ekspedisi. Tersangka pun gelagapan Ketika didatangi petugas. “Ketika karung dibuka atasnya berisi pakaian bekas dan setelah semua dikeluarkan ternyata dibawah pakaian terdapat bungkusan berisi ganja kering seberat 5 kilogram,”beber Sebudi.

Diinterogasi petugas, tersangka kelahiran Lubuk Pakam, Medan, yang tinggal di Jalan Raya Tumbak Bayuh, Mengwi, Badung, mengaku mengambil barang atas perintah Martin. “Berdasarkan pengakuan tersangka, kami bergerak menuju tempat tinggal Martin di Banjar Nyanyi, Desa Beraban, Tabanan dan kembali ditemukan 1 kilogram ganja yang disembunyikan di atas plafon,”ungkap Sebudi sembari menambahkan Martin menempati rumah jauh dari pemukiman warga.

Menariknya lagi, tersangka asal Banda Aceh yang merupakan sarjana seni rupa itu juga mengaku mengonsumsi ganja sebelum melukis. “Alasannya untuk membangkitkan imajinasi agar lukisannya terlihat bagus,”kata mantan Kapolsek Kuta ini.

Dalam jumpa pers, Martin tidak dihadirkan karena masih dalam perawatan. Tersangka syok setelah ditangkap.  Sementara, Jon Ris  menjadi kurir sejak April 2019 dan sudah lima kali diperintahkan mengambil paket ganja yang dipasok dari Medan. “Sekali pengambilan ganja beratnya 4 sampai 5 kilogram. Saya dapat upah antara Rp 2 sampai Rp 3 juta untuk kebutuhan sehari hari,”ucap Jon Ris yang mengenal ganja sejak usia 35 tahun dan bekerja serabutan.(bar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here