Anak Disetubuhi Tetangga, Pekebun Lapor Polisi

0
61
Kasubbaghumas Polres Buleleng, Iptu I Gede Sumarjaya

BULELENG – Lantaran anak gadisnya disetubuhi secara paksa, seorang pekebun Nyoman AW (49) beralamat di Kecamatan Busungbiu terpaksa melaporkan tetangganya, berinisial IPA (35) ke SPKT Polres Buleleng. Selain usia anaknya sebut saja Bulan masih di bawah umur, yakni 9 tahun, upaya hukum juga terpaksa dilakukan karena tidak ada itikad baik dan sejak dilaporkan secara resmi Jumat (21/8/2020) lalu, terduga pelaku menghilang.

“Saya lapor polisi untuk mendapatkan keadilan dan hukuman yang setimpal terhadap pelaku, yang tega menyetubuhi anak saya yang masih di bawah umur,” tandas AW, Senin (24/8/2020) usai memberikan keterangan kepada penyidik Unit Pengaduan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Buleleng.

AW memaparkan, pihaknya mengadukan perbuatan IPA dengan tuduhan telah melakukan pelecehan seksual terhadap anaknya, 11 Agustus 2020 pukul 09.00 WITA. “Kejadiannya dirumah, saat saya ke kebun. Setelah kejadian itu, anak saya jadi suka murung,” tandas AW yang sudah sempat lapor pada 14 Agustus 2020 lalu.

Setelah melengkapi surat pernyataan lapor 21 Agustus 2020 dan memberikan keterangan, Senin (24/8/2020), sebagai pelapor AW berharap proses hukum atas terduga pelaku pelecehan seksual terhadap anaknya, dapat dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku. “Saya berharap pelaku segera diproses dan dihukum seberat-beratnya, sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasubbaghumas Polres Buleleng Iptu I Gede Sumarjaya membenarkan adanya laporan dugaan pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur tersebut.”Laporannya sudah diterima dan sedang dalam proses penyelidikan Unit Pengaduan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Buleleng,” tandasnya.

Pada proses penyelidikan, penyidik Unit PPA Satrekrim Polres Buleleng sudah meminta keterangan dari pelapor dan sejumlah saksi, termasuk saksi pelapor dan korban. “Penyidik Unit PPA Satreskrim juga sudah meminta visum et repertum korban dari RSUD Kabupaten Buleleng, masih ditunggu hasilnya sebagai salah satu bukti dalam proses penyelidikan,” tandas Sumarjaya sembari menyebutkan, serangkaian penyelidikan, penyidik Unit PPA Satreskrim juga sudah melayangkan surat panggilan kepada terduga pelaku. (kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here