‘Diboikot’, Giri Prasta: Ada Tidak Ada Fraksi Golkar Tetap Jalan, dan Masyarakat Kabupaten Badung Bahagia Kok

0
1029
Bupati Giri Prasta memberikan keterangan kepada wartawan seusai Rapat Paripurna Dewan.

MANGUPURA – Fraksi Golkar DPRD Badung kompak ‘boikot’ tidak menghadiri Sidang Paripurna DPRD Badung, Jumat (7/8/2020). Sidang pengambilan keputusan atas tiga Ranpeda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Badung Tahun 2019, Kebijkan Umum APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2021, dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2021, tetap berjalan.

Pada sidang hari ini dari 40 anggota dewan, 9 orang tidak hadir. Dimana 8 orang diantaranya anggota Fraksi Golkar. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menanggapi dingin aksi ‘boikot’ yang dilakukan fraksi Golkar. “Berkenaan dengan ketidakhadiran fraksi Golkar hari ini bukan kewenangan Giri Prasta, rapat pengambilan keputusan ini adalah rapat dewan. Persoalan fraksi Golkar kami sepenuhnya serahkan kepada lembaga dewan,”kata Giri Prasta saat ditanya wartawan.

Ditambahnya, dirinya yang tiga periode sebagai anggota DPRD Badung dan dua periode diantarannya menjabat Ketua Dewan, sangat paham dengan mekanisme di dewan. Dimana dalam rapat paripurna dan sidang-sidang wajib dihadiri 50 persen plus satu anggota, sedangkan dalam pengambilan keputusan harus 2/3 anggota hadir.

“Nah, anggota DPRD Badung jumlahnya 40 orang, 2/3-nya kalau dibulatkan menjadi 27 orang. Sedangkan fraksi PDIP saja jumlahnya 28 orang, belum lagi fraksi Badung Gede. Demi masyarakat Badung tetap melaksanakan tugas, karena digaji maka bertanggungjawab. Ini bukan untuk kepentingan Giri Prasta, ini untuk kepentingan masyarakat Badung,”tegasnya.

Ketua DPC PDIP Badung ini melanjutkan, kalau fraksi PDIP melakukan hal yang sama. “Bila si A menjadi bupati, kita (fraksi PDIP) melakukan hal yang sama (boikot), tentu apa yang menjadi tujuan kita mewujudkan masyarakat Badung bahagia sejahtera tentu ga bisa. Kepentingan politik pribadi golongan jangan diutamakan,”sindirnya.

Dia mengapresiasi sikap Gerindra, dan Demokrat yang tetap hadir melaksanakan tugas pokok dan fungsi sebagai anggota dewan. “Coba lihat Gerindra dan Demokrat dalam fraksi Badung Gede tetap melaksanakan tugas pokok dan fungsi dengan baik, untuk kesejahteraan dan kebahagiaan krama Badung,”ucapnya.

Terakhir Bupati yang dipastikan maju sebagai calon petahanan pada Pilkada Badung Desember 2020 ini, sempat melontarkan sindiran. “Begini, ada tidak ada fraksi Golkar tetap jalan, dan masyarakat Kabupaten Badung bahagia kok,”katanya sambil tersenyum. (lit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here