Penataan Pura Besakih Telan Anggaran 1 Triliun, Penganggaran Secara Sharing

0
137

KARANGASEM – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Ir. Mochamad Basoeki Hadimoeljono berkunjung ke kawasan suci Besakih, meninjau secara langsung penataan di Pura terbesar di Bali ini, Kamis (6/8/2020).

Kedatangannya didampingi Gubernur Bali I Wayan Koster. Koster dihadapan Hadimoeljono menyampaikan penataan kawasan suci Pura Besakih ini sudah ia rencanakan sejak dua tahun lalu.

“Tanggal 15 Juli saya ajukan kepada bapak Presiden Jokowi untuk membantu agar program ini bisa berjalan tahun ini dan tahun 2021,” ujar Koster.

Pelaksanaan program ini diharapkan bisa mengakomodir kebutuhan umat Hindu di Bali maupun di Indonesia yang hadir pada saat upacara di Pura Besakih. Penataan ini dilaksanakan mengingat kondisi Pura Besakih sekarang dirasa masih semberaut.

“Saya lihat sekarang kondisi Besakih sangat semberaut dan kotor. Jarak juga nanti akan ditata secara baik dan rapi sehingga niat orang untuk bersembahyang di sini sedari awal itu sudah baik,” kata Koster.

Sementara Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Ir. Mochamad Basoeki Hadimoeljono menjelaskan program pelestarian perlindungan kawasan suci Besakih ini merupakan kolaborasi antara Pemprov Bali dengan Pemerintah Pusat. Nantinya penganggaran penataan ini juga dilakukan secara sharing antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Bali. Menurutnya penataan ini diperkirakan menelan biaya Rp 1 triliun, angka itu sudah termasuk biaya pembebasan lahan oleh Pemerintah Provinsi Bali sebesar Rp 164 miliar.

Ada sembilan item paket yang akan dikerjakan. Pemerintah Pusat akan membangun kawasan parkir di Pura Manik Mas dengan total luas 52.000 meter persegi. Anggaran yang dibutuhkan Rp 500 miliar. Proses pengerjaan ini sudah melewati proses amdal. Diharapkan nantinya agar sirkulasi jalan dapat diatur dengan baik tanpa adanya macet serta parkir yang terlokalisir. Juga agar dapat menambah daya tampung.

Lanjut Basoeki, kolaborasi ini bisa dijadikan contoh yang baik. Pemerintah Pusat dan Provinsi Bali diharapkan bisa terus saling berkoordinasi.

“Kami akan kerjakan pada tahun 2021, mudah-mudahan masyarakat dan pimpinan di Bali bisa men-support program ini, ini programnya masyarakat,” ujar Basoeki. Proyek ini nantinya di target akan selesai dalam waktu satu tahun.

“Ini bukan saja aset Bali, namun juga aset nasional,” imbuh Basoeki.

Sementara Koster sendiri mengucapkan terima kasih atas kunjungan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Ir. Mochamad Basoeki Hadimoeljon ke kawasan suci Besakih. Pihaknya juga berharap agar program ini bisa berjalan dengan baik. (ami )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here