Telat Check Out, Bule Romania Mengamuk

0
72
DIAMANKAN : BUle Romania neserta barang bawaannya dibawa ke Kantor Satpol PP Kuta.

BADUNG – Seorang wisatawan asal Romania mengamuk di Guest House Singgah Seminyak, Kuta. Karena ulahnya menggangu kenyamanan penghuni lain, ia dibawa ke Kantor Satpol PP Kuta.

“Informasi yang kami terima, bule itu tinggal kurang lebih satu bulan di Guest House Singgah Seminyak,” kata Danru Satpol PP BKO Kecamatan Kuta Nengah ‘Kejus’ Wika, Rabu (22/7/2020).

Bule tersebut check out, Selasa (21/7/2020) pukul 12.00 Wita. Namun, selama dua jam tidak ada tanda-tanda meningalkan penginapan. Tanpa diketahui pasti pemicunya, wisatawan yang identitasnya belum diketahui itu tiba-tiba mengamuk dan membuang barang-barangnya ke  kolam. “Pihak pemginapan melapor ke Tim Panrepti Seminyak dan Bhabinkamtibmas dan laporan diteruskan kepada kami,” ungkapnya.

Menindaklanjuti hal tersebut, pihaknya langsung membuat Laporan Kejadian untuk dijadikan dasar pelaporan ke pihak Imigrasi. Komunikasi dan koordinasi juga secara intens dilakukan hingga akhirnya petugas Imigrasi datang ke Kantor Camat Kuta (Pos Satpol PP BKO Kecamatan Kuta). “Karena barang bawaan bule ini sangat banyak, kami mengantarnya ke Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai. Proses serah terima kami lakukan di sana,” ungkapnya mengenai tindak lanjut terhadap bule yang diduga melanggar Pasal 32 ayat 1 Perda Nomor 7 Tahun 2016 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat.

Pantuan di Pos Satpol PP BKO Kecamatan Kuta, bule tersebut membawa barang diantaranya satu unit laptop, alat pembuat kopi, koper besar, dan meja kayu serta monitor. Ketika hendak diangkut menuju Kantor Imigrasi, yang bersangkutan seolah mengulur-ulur waktu dengan merakit dan menyalakan peralatan komputernya. Yang bersangkutan baru bisa diantar ke Kantor Imigrasi pada malam hari.

Sementar itu, Kepala Seksi Informasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai Putu Suhendra mengatakan,  saat ini bule tersebut ditempatkan di ruang detensi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai. “Kalau dilihat secara dokumen keimigrasian, tidak ada pelanggaran  karena masa tinggalnya diperpanjang secara otomatis hingga Agustus nanti. Jadi, Laporan Kejadian dari pihak Satpol PP yang didasarkan atas Perda Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat itulah yang akan kami jadikan dasar untuk proses selanjutnya,” bebernya. (adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here